Kapolda Sulteng Segera Berganti, Nama Dua Jenderal ini Dianggap Layak Jadi Pengganti Irjen Endy Sutendi

Kapolda Sulteng Segera Berganti, Nama Dua Jenderal ini Dianggap Layak Jadi Pengganti Irjen Endy Sutendi
Mako Polda Sulawesi Tengah. (IST)

PALU, KABAR SULTENG – Dua perwira tinggi Polri berpangkat brigadir jenderal ramai diperbincangkan sebagai kandidat Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng). Keduanya digadang-gadang bakal menggantikan Irjen Pol Endy Sutendi yang memasuki masa purna tugas pada awal Mei 2026.

Dua nama yang mencuat adalah Brigjen Pol Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, S.I.K., M.H. dan Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Kedua jenderal ini dinilai memiliki kedekatan dengan masyarakat Sulteng serta rekam jejak yang kuat di institusi Polri.

Bacaan Lainnya

Helmi saat ini menjabat Wakapolda Sulteng. Putra daerah kelahiran Luwuk, 8 Mei 1971 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1993.

Kariernya terbilang mentereng, mulai dari Kasat Reskrim Polres hingga dipercaya menjadi Wakapolda Sulteng berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2517/XI/KEP./2024 tertanggal 11 November 2024.

Baca juga: Polisi Tangkap 6 Kurir Pembawa 16 Kg Sabu di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu

Sepanjang kariernya, Helmi menempati sejumlah posisi strategis, di antaranya Dirreskrimsus Polda Sulawesi Selatan, Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Direktur Reskrim Polda Kalimantan Utara, hingga Kapolres Aceh Singkil dan Wadirtipidum Bareskrim Polri.

Dari sisi pendidikan, Helmi terus mengasah kapasitasnya. Ia menempuh Sespim pada 2007, lalu mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I pada 2021. Gelar S2 hukum diraihnya di Universitas Tanjungpura, sementara gelar doktor diselesaikan di Universitas Diponegoro pada 2023.

Atas pengabdiannya, Helmi menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Pengabdian 24 Tahun dan Satyalancana Operasi Kepolisian pada 2017.

Sementara itu, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo kini menjabat Wakapolda Kalimantan Timur, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau. Namanya juga ikut mencuat sebagai kandidat Kapolda Sulteng.

Jossy dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, khususnya kejahatan lingkungan.

Saat bertugas di Riau, ia menunjukkan ketegasan dalam menindak praktik ilegal yang merusak lingkungan, termasuk penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi.

Langkah tegas tersebut membuatnya dikenal sebagai figur yang konsisten dan berintegritas dalam penegakan hukum lingkungan. Kinerja itu pula yang mengantarkannya dipercaya menduduki jabatan Wakapolda Kaltim.

Di Sulteng, Jossy bukan sosok baru. Ia pernah menjabat Kapolres Banggai, sehingga memahami karakter masyarakat dan dinamika keamanan di daerah. Ia juga pernah terlibat sebagai Kasatgaswil Sulteng di Densus 88 Antiteror Polri serta ambil bagian dalam Operasi Tinombala di Poso.

Meski dua nama jenderal ini menguat, penentuan Kapolda Sulteng tetap menjadi kewenangan Mabes Polri. Publik berharap, siapa pun yang ditunjuk nantinya mampu menjawab persoalan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di tanah Tadulako.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait