Pelayanan di RS Budi Agung Palu Dikeluhkan, Komnas HAM Turun Tangan

Pelayanan di RS Budi Agung Palu Dikeluhkan, Komnas HAM Turun Tangan
Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) memediasi persoalan antara keluarga pasien dan pihak IGD RS Budi Agung Palu, pada Minggu (15/6/2025). (Foto: Syahrul/kabarsulteng.id)

“Jadi bukan ditolak tapi diberi saran ambil rujukan di puskesmas atau ambil pelayanan umum,” jelas Rian.

Pada saat dirinya meminta agar dijelaskan apa perbedaan dua saran tersebut, petugas justru meninggalkannya.

Bacaan Lainnya

“Makannya setelah dia tinggalkan saya baru saya video itu,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa kondisi waktu itu sudah lewat jam layanan puskesmas, dan jika harus menggunakan jalur umum, seharusnya rumah sakit memastikan apakah ia memiliki kemampuan finansial.

“Kalau disuruh ambil jalur umum, pernahkah mereka tanya atau tidak? Itu yang jadi masalah. Saya bukan menolak rawat inap, saya hanya ingin anak saya diperiksa terlebih dulu,” ujarnya.

Setelah marah, anaknya akhirnya ditangani, tapi hanya ditimbang, diperiksa ringan, dan diberi obat tanpa pemeriksaan mendalam. Hal ini membuat Riyan ragu memberi obat tersebut ke anaknya.

“Anak saya belum diperiksa secara menyeluruh, tapi sudah diberi obat. Itu saya sempat ragu, karena katanya yang bermasalah bagian dalam,” lanjutnya.

Akhirnya Riyan membawa anaknya ke klinik lain untuk dilakukan pemeriksaan.

Pada kesempatan itu, dr. I Gusti Lanang Ngurah Arimbawa mewakili manajemen RS Budi Agung menyampaikan permohonan maaf kepada pasien dan mau melalukan pembinaan selanjutnya bersama sama dengan pihak yayasan.

“Berkaitann dengan kekeliruan yang di lakukan oleh rekan kami itu tetap kami sebagai manajemen memohon maaf dulu dan kami dan kami akan melaksanakan pembinaan selanjutnya bersama-sama dengan dari pihak yayasan Budi Agung,” ujar Gusti Lanang.

Dr. Gusti Lanang juga mengatakan bahwa akan melakukan evaluasi dan berkaitan dengan kejadian ini.

“Paling tidak akan menjadi pembelajaran buat kami ke depan,” tuturnya.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait