Jerry juga menjelaskan bahwa anaknya bukan karyawan tetap di Warkop Roemah Balkot.
“Anak saya hanya bantu-bantu karena hari itu kebetulan libur,” tambahnya.
Meskipun Dirsamapta Polda Sulteng, Kombes Pol. Richard B. Pakpahan sudah memohon maaf, Jerry tetap mendesak agar proses hukum tetap berjalan.
“Tadi katanya Paminal Polda Sulteng sudah datang ke Roemah Balkot. Walaupun sudah ada perdamaian, saya sebagai orang tua tetap berharap pelaku diproses hukum,” pungkasnya.
Kapolda Sulteng dan Kabid Humas Polda Sulteng, yang dikonfirmasi terkait masalah tersebut belum merespons hingga berita ini diterbitkan.
Saat dikonfirmasi, Dirsamapta Polda Sulteng, Kombes Pol. Richard B. Pakpahan, membantah adanya pemukulan.
“Tidak benar, yang buat berita pertama sudah konfirmasi setelah saya telepon dan sudah dimuat beritanya, dan tidak ada pemukulan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Kombes Richard juga menambahkan bahwa dirinya bersama anak dan ibu CV telah saling memaafkan.
“Pada saat itu juga sudah saling memaafkan karena hanya miskomunikasi. Disaksikan oleh keluarga, boleh dikonfirmasi malah anak dan ibunya berpelukan dengan saya,” tambahnya.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





