PALU, KABAR SULTENG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menyatakan kekecewaan atas keputusan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Pusat yang membatalkan status Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) IX Tahun 2027.
Pemprov Sulteng menilai keputusan tersebut merugikan daerah karena berbagai persiapan telah dilakukan sejak Sulawesi Tengah ditetapkan sebagai tuan rumah pada penutupan FORNAS VIII Tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Gubernur Sulteng Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido sejak awal menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan FORNAS 2027.
Berbagai tahapan persiapan pun telah dilakukan, mulai dari penyusunan konsep penyelenggaraan, pemilihan maskot resmi, hingga penataan dan desain terbaru kawasan Hutan Kota yang diproyeksikan menjadi pusat pelaksanaan FORNAS 2027.
Baca juga: Sulteng Batal Jadi Tuan Rumah FORNAS IX 2027, KORMI Nasional Beberkan Penyebabnya
Sejumlah pekerjaan pendukung bahkan telah mulai dikerjakan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah.
Namun di tengah proses tersebut, KORMI Pusat memutuskan mencabut status Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah. Pemprov Sulteng menilai keputusan itu diambil tanpa koordinasi yang memadai dengan pemerintah daerah.
Gubernur Anwar Hafid mengungkapkan, surat yang dijadikan dasar oleh KORMI Pusat berasal dari KORMI Sulawesi Tengah dan dikirim tanpa sepengetahuan maupun koordinasi dengan dirinya sebagai kepala daerah.
“Surat yang dijadikan dasar oleh KORMI Pusat berasal dari KORMI Sulawesi Tengah, tetapi tidak pernah dikoordinasikan maupun disampaikan kepada saya sebagai kepala daerah. Karena itu, kami menilai keputusan pembatalan ini diambil secara sepihak dan tidak melalui mekanisme komunikasi yang semestinya,” tegas Anwar Hafid.
Anwar juga menyayangkan sikap KORMI Sulawesi Tengah yang dinilai tidak pernah berkoordinasi terkait pembatalan tersebut. Padahal, selama ini KORMI Pusat, KORMI Sulawesi Tengah, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah rutin menggelar pertemuan untuk membahas kesiapan daerah menjadi tuan rumah FORNAS 2027.





