Upaya Gubernur Sulteng Entaskan Kemiskinan Lewat Berani Cerdas dan Sehat

Upaya Gubernur Sulteng Entaskan Kemiskinan Lewat Berani Cerdas dan Sehat
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan bahwa akar utama kemiskinan di daerah berasal dari lemahnya akses pendidikan dan kesehatan.
(Foto: IG/@anwarhafid14)

PALU, KABAR SULTENG – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, menegaskan bahwa akar utama kemiskinan di daerah berasal dari lemahnya akses pendidikan dan kesehatan.

Karena itu, Anwar mendorong penuh program unggulan Pemerintah Provinsi, yakni Berani Cerdas dan Berani Sehat, sebagai solusi mendasar untuk memutus rantai kemiskinan di Sulteng.

Bacaan Lainnya

“Saya melihat dan bahkan merasakan sendiri bagaimana anak-anak tidak bisa bersekolah hanya karena kurang biaya. Begitu juga dalam layanan kesehatan, banyak masyarakat yang tidak mampu mendapatkan pelayanan karena faktor kemiskinan,” kata Anwar Hafid, Selasa (1/10/2025).

Baca juga: Wagub Sulteng Sebut Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Perhatian KPK, Harus Sesuai Prosedur dan Transparansi

Anwar menekankan bahwa membangun daerah bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga membangun harapan melalui keadilan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Program Berani Cerdas dirancang untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB di seluruh Sulawesi Tengah. Program ini juga menghadirkan beasiswa pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, baik di desa terpencil maupun wilayah pesisir.

“Kami memulai dengan langkah berani, yaitu program Berani Cerdas. Melalui beasiswa pendidikan tinggi, kami ingin memastikan tak ada mimpi anak-anak Sulawesi Tengah yang terhenti hanya karena biaya,” tegas Gubernur.

Program tersebut telah membantu ribuan mahasiswa asal Sulawesi Tengah melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri. Tahun ini, dari 80 ribu kuota beasiswa yang dianggarkan, hasil verifikasi meloloskan 54 ribu mahasiswa, dan sebanyak 13.555 di antaranya sudah menerima beasiswa.

Selain pendidikan, Anwar Hafid juga menempatkan layanan kesehatan sebagai pondasi pembangunan sumber daya manusia. Lewat program Berani Sehat, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, program ini menjamin pelayanan kesehatan tetap bisa diakses meski warga menunggak iuran BPJS Kesehatan atau bahkan belum terdaftar sebagai peserta. Inti dari program Berani Sehat adalah memastikan tidak ada warga yang ditolak berobat hanya karena persoalan administrasi.

“Insya Allah, jika Berani Cerdas dan Berani Sehat berjalan dengan baik, maka program Berani Sejahtera juga akan terwujud,” tandas Anwar, menghubungkan keberhasilan kedua program tersebut dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait