PARIMO, KABAR SULTENG – Ratusan pemacu motor trail dari berbagai penjuru Sulawesi menerabas jalur ekstrem Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (25/4/2026). Mereka beradu ketangkasan dalam ajang Bhayangkara Trail Adventure (BTA) Jelajah Alam Parigi (JAP) II.
Perhelatan ini bukan sekadar ajang garuk tanah. Pemerintah Kabupaten Parimo dan Polres Parimo mendesain acara ini sebagai pilar sport tourism dalam rangkaian Festival Teluk Tomini 2026.
Target dari acara ini adalah promosi wisata dan penggerak ekonomi warga.
Para peserta datang dari Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Selatan. Mereka melintasi rute yang membelah pegunungan hingga perkampungan di empat kecamatan di Parimo.
Bupati Parimo, Erwin Burase, menyebut ajang ini sebagai etalase alam daerah. Dengan luas wilayah 6.231 kilometer persegi dan garis pantai sepanjang 512 kilometer, Parimo memiliki modal kuat untuk wisata minat khusus.
Baca juga: Sengkarut Proyek Pendukung Gedung Perpustakaan Parimo
“Peserta tidak hanya menguji fisik, tapi diajak mengenal alam Parimo. Kami punya pegunungan, hutan, hingga pesisir yang indah,” kata Erwin saat melepas peserta di Kayubura, Sabtu pagi.
Erwin berharap kehadiran ratusan tamu ini berdampak langsung pada kantong pelaku UMKM. Meski begitu, ia memberikan catatan keras soal urusan lingkungan.
“Jaga sportivitas dan lestarikan lingkungan. Jangan sampai kegiatan ini berdampak negatif terhadap alam,” tegasnya.
Acara mencapai puncaknya di lokasi eks Sail Tomini. Di sana, para rider dihibur dengan penampilan artis ibu kota.
—
Didampingi Kapolres Parimo, AKBP Hendrawan A.N, Bupati Parimo Erwin Burase melepas ratusan rider BTA JAP II dalam rangkaian FTT 2026, Sabtu (25/4).***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





