BK DPRD Parimo akan Periksa Selpina Soal Dugaan Pelanggaran Etik

BK DPRD Parimo akan Periksa Selpina Soal Dugaan Pelanggaran Etik
Ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiro. (Foto: Andi Sadam/kabarsulteng.id)

PARIMO, KABAR SULTENG – DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) siap mengusut dugaan pelanggaran kode etik yang menyeret salah satu anggotanya, Selpina. Kasus ini kini berada di meja pimpinan dewan dan segera dilimpahkan ke Badan Kehormatan (BK).

Ketua DPRD Parimo, Alfres Tonggiroh, menyatakan laporan terhadap Selpina sudah diterima. Ia memastikan lembaga legislatif tidak akan mendiamkan laporan tersebut guna menjaga marwah institusi.

Bacaan Lainnya

“Namanya laporan tentu harus kita tindak lanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” kata Alfres saat dihubungi, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Buntut Pinjaman Dana Tambang Ilegal, Anleg Parimo Dilaporkan ke BK

Menurut Alfres, proses pemeriksaan bakal dimulai segera setelah masa reses anggota dewan berakhir. BK memiliki wewenang penuh untuk memanggil anggota yang bersangkutan guna melakukan klarifikasi.

“Surat sudah masuk. Insyaallah setelah reses, BK akan menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Nantinya, BK akan mempelajari substansi laporan sebelum memanggil pihak-pihak terkait. Hasil dari investigasi internal itu akan diserahkan kembali kepada pimpinan DPRD untuk diputuskan sanksi atau tindakan selanjutnya.

Di sisi lain, Ketua BK DPRD Parimo, Candra Setiawan, mengaku pihaknya sudah bersiap melakukan pemeriksaan. Namun, secara administratif, BK masih menunggu disposisi resmi dari pimpinan dewan untuk memulai sidang etik.

“Laporan sudah diajukan melalui pimpinan, namun di BK sendiri belum menerima secara resmi karena menunggu disposisi,” tutur Candra.

Ia menjelaskan bahwa setelah masa reses usai dan dokumen diterima, BK akan menggelar rapat internal. Jika laporan tersebut terbukti memiliki dasar kuat dan memenuhi unsur pelanggaran, BK akan menaikkan statusnya ke tahap pemeriksaan formal.

Disebutkan, pada prosesnya tidak ada tenggat waktu khusus dalam penyelesaian kasus ini. Hal itu dilakukan agar tim bisa bekerja teliti sesuai tata tertib dewan.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait