ASN Wajib Beli Durian untuk Festival Teluk Tomini, Kadisporapar: Hanya Partisipasi

ASN Wajib Beli Durian untuk Festival Teluk Tomini, Kadisporapar: Hanya Partisipasi
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Parimo, Enang Pandake. (Foto: Andi Sadam/kabarsulteng.id)

PARIMO, KABAR SULTENG – Rencana penyediaan gundukan durian dalam Festival Teluk Tomini (FTT) 2026 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menuai sorotan. Para Aparatur Sipil Negara di lingkup pemerintah setempat dikabarkan harus mengeluarkan uang pribadi demi menyediakan buah tersebut.

Isu ini menguat pasca surat resmi Bupati Parimo tertanggal 13 April 2026. Dalam surat yang ditujukan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, pimpinan instansi diminta menyiapkan buah durian untuk menyemarakkan Festival Teluk Tomini dan Bhayangkara Trail Adventure (BTA) pada 24–25 April 2026 di Pantai Kayu Bura.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Antisipasi Kekeringan 2026, Bupati Parimo Minta Bantuan Irigasi ke Kementan

“Disampaikan kepada pimpinan OPD untuk memberi dukungan berupa penyiapan buah durian sesuai arahan yang ditentukan,” bunyi petikan surat tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan, arahan itu diterjemahkan sebagai kewajiban sumbangan per kepala bagi setiap ASN.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Parimo, Enang Pandake, segera meluruskan isu tersebut. Ia menegaskan tidak ada kewajiban bagi setiap ASN untuk menyumbang durian secara individu.

“Tidak ada penekanan seperti yang berkembang, misalnya satu ASN satu durian. Itu tidak benar. Surat tersebut sifatnya hanya partisipasi,” kata Enang kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Enang mengakui wacana sumbangan per ASN memang sempat muncul dalam rapat internal sebagai dinamika pembahasan awal. Namun, ia memastikan hal itu tidak menjadi keputusan resmi.

Menurutnya, sumbangan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada kebijakan pimpinan OPD tanpa target jumlah tertentu.

“Berapapun yang diberikan, itu kami terima. Mau 10 atau 20 buah, silakan. Tidak ada paksaan,” ujarnya.

Saat ini, delapan kecamatan telah menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi.

Enang bilang, durian yang terkumpul nantinya akan disusun menjadi gundukan dengan komposisi 70 persen durian dan 30 persen buah lokal lainnya.

Gundukan buah tersebut rencananya akan dibagikan secara cuma-cuma kepada pengunjung dan tamu undangan Festival Teluk Tomini sebagai upaya promosi komoditas unggulan daerah.

“Ini untuk konsumsi bersama, bukan untuk kepentingan tertentu. Dan terkait isu pungutan, itu tidak seperti kesan yang berkembang,” ujar Enang.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait