Skandal Puskesmas Moutong Pinjam Dana dari Tambang Ilegal Seret Nama Legislator

Skandal Puskesmas Moutong Pinjam Dana dari Tambang Ilegal Seret Nama Legislator
Suasana rapat kerja DPRD Parigi Moutong berasama 23 Puskesmas, Dinas Kesehatan dan tiga Rumah Sakit setempat. (Dok. Andi Sadam/kabarsulteng.id)

PARIMO, KABAR SULTENG – Menelisik dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dalam kasus peminjaman dana operasional pelayanan kesehatan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas kepada pengusaha tambang emas ilegal di Kecamatan Moutong.

Isu ini awal mencuat dalam rapat Komisi IV DPRD Parimo, Senin (07/04/2026), dan memantik perhatian serius karena menyangkut integritas pejabat publik terkait dugaan adanya relasi dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI).

Bacaan Lainnya

Indikasi keterlibatan oknum anggota legislatif ini terungkap saat Plt Kepala Puskesmas Moutong, Nurlian, memaparkan kondisi memprihatinkan yang dihadapi fasilitas kesehatan yang dipimpinnya, khususnya dalam pembiayaan rujukan pasien.

Dalam forum resmi itu, Nurlian mengaku pihaknya terpaksa mencari pinjaman dana kepada pihak pengusaha tambang ilegal demi memastikan layanan rujukan pasien tetap berjalan.

Baca juga: Puskesmas Moutong Pinjam Dana di Tambang Ilegal, Tokoh Pemuda: Negara Gagal Hadir

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena dalam penyampaiannya, Nurlian turut menyebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada salah satu anggota DPRD Parigi Moutong, Selpina yang akrab disapa Pina.

Diketahui, Selpina merupakan anggota legislatif kabupaten berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) Moutong.

“Terus terang pak, kami di Puskesmas Kecamatan Moutong sudah ba pinjam, terutama kepada yang punya tambang, ada ibu Pina disini ya. Terima kasih ibu Pina (anggota DPRD Dapil IV) sudah pernah membantu kami dan kami sudah bayarkan,”  ucap Nurlina dalam forum tersebut.

Penyebutan nama itu kemudian memicu spekulasi adanya dugaan keterlibatan, atau hubungan koordinatif, antara oknum legislator dengan sumber pendanaan yang berasal dari pelaku tambang ilegal.

Bahkan, informasi yang berkembang menyebutkan bahwa sosok pengusaha tambang ilegal yang disinyalir memberikan pinjaman dana kepada Puskesmas Moutong berinisial NW, diduga kuat merupakan orang dekat dari anggota DPRD kabupaten tersebut.

Baca juga: Demi Program Ambulans Gratis, Kepala Puskesmas Moutong Pinjam Uang ke Pemilik Tambang

Berkaitan dengan hal itu, anggota DPRD Parimo, Selpina saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Rabu (15/04/2026), hingga pukul 20.00 WITA belum memberikan tanggapan, meskipun telah berstatus centang dua pertanda pesan telah diterima.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait