Komisi B DPRD Palu Terima Kunjungan DPRD Murung Raya, Bahas Pengelolaan Kelompok Tani

Komisi B DPRD Palu Terima Kunjungan DPRD Murung Raya, Bahas Pengelolaan Kelompok Tani
Ketua Komisi B DPRD Palu, Rusman Ramli (depan-tengah) diapit Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie (depan kiri) dan perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu. Foto: kabarsulteng/Robert D.R

PALU, KABAR SULTENG – Komisi B DPRD Palu menerima kunjungan DPRD Murung Raya, Kalimantan Tengah, dalam rangka studi banding terkait manajemen pengelolaan kelompok tani, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Palu itu menjadi ajang berbagi pengalaman, khususnya dalam pengembangan kelompok tani produktif di Kota Palu.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai studi banding sebagai langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian daerah.

“Pemerintah Kabupaten Murung Raya memilih Kota Palu sebagai lokasi studi tentu menjadi apresiasi bagi kami. Meski dikenal sebagai kota jasa, Palu juga memiliki potensi pertanian yang terus berkembang,” ujar Rusman.

Anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Palu Timur–Mantikulore itu menambahkan, salah satu contoh kelompok tani yang dinilai berhasil adalah Kelompok Tani Duyu Bangkit yang mengembangkan budidaya anggur.

“Kelompok Tani Duyu Bangkit ini menjadi salah satu contoh pertanian produktif. Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga siap memfasilitasi jika diperlukan kunjungan lapangan,” tambahnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Palu Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang

Sementara itu, Koordinator Rombongan DPRD Murung Raya, Bebie, mengungkapkan bahwa studi banding tersebut dilakukan di dua daerah, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Kota Palu.

“Ada dua daerah yang menjadi lokasi studi banding. Selain mempelajari skema pengelolaan kelompok tani di lapangan, kami juga meminta saran terkait regulasi peraturan daerah yang dapat memperkuat kelompok tani di Murung Raya,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Murung Raya itu menambahkan, komoditas unggulan kelompok tani di daerahnya meliputi kopi, kakao, dan kelapa sawit.

“Kami ingin mempelajari cara kerja kelompok tani di Kota Palu sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun regulasi penguatan kelompok tani,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bebie didampingi sejumlah anggota DPRD Murung Raya, di antaranya Sutrisno, Mahyono, Rianto, Mariyanto, Ahmad Maulana, perwakilan Dinas Pertanian, serta staf sekretariat DPRD Murung Raya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan program pemberdayaan kelompok tani di Kabupaten Murung Raya. (*/Rbt)

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait