Sisa Ganti Rugi Lahan SMK Pariwisata Parigata Parigi Akhirnya Terselesaikan

Sisa Ganti Rugi Lahan SMK Pariwisata Parigata Parimo Akhirnya Terselesaikan
Penyerahan dokumen pembayaran ganti rugi lahan SMK Pariwisata Parigata Parigi. (Foto: Ajir/kabarsulteng.id)

Parigi Moutong, kabarsulteng.id – SMK Pariwisata Parigata Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, telah sepenuhnya menjadi pemilik lahan, tempat berdirinya gedung sekolah tersebut, usai persoalan sisa ganti rugi yang sempat tertunda terselesaikan.

Lahan yang berlokasi di Desa Lebo, Kecamatan Parigi itu, diselesaikan oleh dua kader Partai Gerindra, yakni Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj Zalzulmida A Djanggola, dan Wakil Ketua DPRD Parimo, Faisan Badja.

Baca juga: DPC Gerindra Parimo Targetkan Raih 8 Kursi di Pileg 2024

“Awalnya lahan ini sudah diselesaikan Pemerintah Daerah (Pemda) Parimo. Namun, ternyata masih ada satu area yang belum terbayar. Jadi, saya berinisiatif menyampaikan persoalan ini ke Ibu Zalzulmida, dan akhirnya kami bersepakat menyelesaikannya bersama,” kata Faisan Badja, di Parigi, Kamis, 11 Mei 2023.

Menurutnya, Pemda Parimo tak bisa lagi mengganggarkan sisa ganti rugi lahan yang belum terbayarkan di lokasi SMK Pariwisata Parigata Parigi.

Sebab, sertifikat telah diterbitkan, dan diserahkan Pemda Parimo ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

“Sehingga, tidak ada dasar pembayaran sisa lahan yang belum dibayarkan, dan dikhawatirkan akan menjadi temuan,” ujarnya.

Kepala SMK Pariwisata Parigata Parigi, Rahmania menyambut baik, dan mengapresiasi upaya yang dilakukan dua kader Partai Gerindra tersebut.

Dengan dibayarkannya sisa ganti rugi lahan itu, pihaknya akan lebih leluasa membuat perencanaan pembangunan sekolah.

“Apalagi, sekolah harus memiliki sertifikat lahan sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan,” pungkasnya.