Rektor Wajibkan Mahasiswa Baru Untad Tanam dan Rawat Satu Pohon hingga Lulus

Rektor Wajibkan Mahasiswa Baru Untad Tanam dan Rawat Satu Pohon hingga hingga Lulus
Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Lapangan Untad, Jumat sore (24/7/2026). (Foto: Humas Untad)

PALU, KABAR SULTENG – Setiap mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad) angkatan 2026 diwajibkan menanam dan merawat satu pohon hingga menyelesaikan masa studinya.

Kebijakan itu disampaikan Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng, saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Lapangan Untad, Jumat sore (24/7/2026).

Bacaan Lainnya

Prof. Amar menyambut para Tadulako Muda yang resmi bergabung di kampus berakreditasi Unggul dan masuk dalam jajaran 35 perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Baca juga: Lewat One Kliks SIGA 8 Mobile, Untad Percepat Transformasi Menuju Smart University

Ia menegaskan komitmen Untad untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh mahasiswa.

Komitmen itu juga diwujudkan melalui program “Satu Mahasiswa Satu Pohon” sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Setiap mahasiswa baru diwajibkan menanam dan merawat satu pohon hingga menyelesaikan masa studinya,” tegas Prof. Amar.

Selain itu, Untad terus mengoptimalkan layanan akademik berbasis digital melalui aplikasi SIGA 8 Mobile guna meningkatkan efisiensi tata kelola perkuliahan.

Prof. Amar juga kembali menegaskan visi Untad, yakni Unggul, Tangguh, dan Adaptif, sebagai fondasi pengembangan kampus berbasis Kajian Lingkungan Kebumian Strategis.

“Kita harus unggul dalam capaian akademik, tangguh menghadapi kondisi wilayah kebumian kita, serta adaptif terhadap lingkungan dan kearifan lokal,” ujarnya.

Baca juga: Deretan Capaian Untad di Era Prof Amar: Raih Akreditasi Unggul, Top 25 Kampus Nasional hingga Kerja Sama Internasional

Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), nilai integritas, kejujuran, dan kepemimpinan tetap menjadi karakter yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.

PKKMB Untad 2026 mengusung tema “Membangun Mahasiswa Berkarakter, Berintegritas, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, yakni 24, 27, dan 28 Juli 2026.

Ketua panitia, Dr. Humaedi, menjelaskan PKKMB digelar secara hybrid dengan pembagian 12 gugus di 58 ruangan. Pelaksanaan mencakup kampus utama hingga Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Morowali dan Tojo Una-Una.

“Total peserta terdaftar mencapai 8.700 mahasiswa, terdiri atas 4.200 peserta yang mengikuti secara luring dan 4.500 peserta secara daring,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut didukung 656 dosen pemateri, 530 panitia, dan 250 relawan dari organisasi kemahasiswaan. Selama tiga hari, peserta menerima sembilan materi utama, mulai dari kehidupan berbangsa dan bernegara, wawasan ketadulakoan, hingga budaya akademik.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf Djalalembah, M.P., menyambut transisi mahasiswa baru dari bangku sekolah menuju kehidupan kampus. Ia mengatakan PKKMB merupakan amanat kementerian untuk membekali mahasiswa menghadapi sistem pembelajaran berbasis Sistem Kredit Semester (SKS) yang menuntut kemandirian dan tanggung jawab akademik.

Dalam arahannya, Dr. Sagaf menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, bahaya narkoba dan minuman keras, pencegahan LGBT, serta penguatan karakter mahasiswa.

“PKKMB ini bertujuan membentuk karakter dan etika mahasiswa. Karena itu, saya menginstruksikan seluruh panitia dan peserta mematuhi tata tertib. Tidak boleh ada segala bentuk perpeloncoan yang mengurangi atau merendahkan harga diri dan martabat mahasiswa,” tegasnya.

Ia memastikan pihak universitas telah menyiagakan Komisi Disiplin dan Satuan Tugas Pencegahan serta Penanganan Kekerasan untuk mengawasi jalannya kegiatan dan menindak setiap pelanggaran yang terjadi selama PKKMB berlangsung.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait