JAKARTA, – Karier aparatur sipil negara (ASN) Ir. Nelson Metubun, SP., MP., putra asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kembali menorehkan babak penting di tingkat nasional.
Pada Kamis (6/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, Nelson resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, bersama puluhan pejabat Kementerian Pertanian lainnya di Jakarta.
Nelson dipercaya mengemban jabatan Direktur Pestisida pada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian RI. Pelantikan ini menjadi penegasan atas kepercayaan negara terhadap rekam jejak, kompetensi, serta dedikasi panjang Nelson di sektor pertanian.
Jabatan Direktur Pestisida merupakan posisi strategis yang memegang peran penting dalam pengendalian, pengawasan, hingga menjamin ketersediaan pestisida yang aman, tepat guna, dan berkelanjutan bagi pertanian Indonesia.
Baca juga: Menteri PKP Apresiasi Peran BRI Sukseskan Program Perumahan Rakyat
Peran ini menjadi krusial dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus menjaga aspek kesehatan dan lingkungan.
Nelson menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi tinggi. Ia menegaskan komitmennya untuk mengabdi bagi kemajuan pertanian nasional, tanpa melupakan kontribusi bagi daerah-daerah, termasuk Sulawesi Tengah.
“Kami mohon doa restu dan dukungan agar dapat berbuat yang terbaik di Kementerian Pertanian RI. Saya siap menjalankan tugas baru ini, termasuk berkontribusi memajukan pertanian Sulawesi Tengah maupun daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Nelson melalui sambungan telepon dari Jakarta usai pelantikan.
Nelson juga mengenang masa pengabdiannya sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Sulawesi Tengah selama kurang lebih 3 tahun 10 bulan, terhitung sejak 4 Maret 2022 hingga 31 Desember 2025.
Selama periode tersebut, berbagai capaian strategis berhasil ditorehkan. Dinas TPH Provinsi Sulawesi Tengah meraih nilai “A” Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) selama tiga tahun berturut-turut, serta memperoleh sejumlah penghargaan tingkat nasional di sektor tanaman pangan dan hortikultura.
Tak hanya itu, Sulawesi Tengah juga sukses menjadi provinsi penyumbang surplus beras nasional peringkat ke-9 pada tahun 2023, sekaligus dipercaya sebagai salah satu lokasi Panen Raya Serentak Nasional.
Dalam kurun waktu enam bulan, Nelson bahkan mencatatkan sejarah dengan menghadirkan dua Menteri Pertanian berbeda, yakni Syahrul Yasin Limpo dan Andi Amran Sulaiman, untuk melakukan kunjungan kerja dan panen raya di Sulawesi Tengah.
Capaian lainnya, Sulawesi Tengah berhasil menjadi tuan rumah Jambore Nasional Penyuluh Pertanian yang dihadiri sekitar 5.000 penyuluh dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam wacana strategis penarikan penyuluh pertanian ke pemerintah pusat.
Puncak kebanggaan Nelson sebagai insan pertanian terjadi saat Sulawesi Tengah berhasil menghadirkan Presiden Republik Indonesia dalam agenda Panen Raya dan Peresmian Irigasi Gumbasa, sebuah capaian prestisius bagi sektor pertanian daerah.
Nelson tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama masa pengabdiannya di Sulawesi Tengah.
Ia secara khusus mengapresiasi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid serta Gubernur Sulteng sebelumnya H. Rusdy Mastura, atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, serta seluruh jajaran yang selama ini menjadi mitra kerja dan sumber motivasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Nelson Metubun lahir di Parepare, 16 November 1972. Ia merupakan ayah dari lima anak dan beristrikan Hartati, S.H., perempuan asal Kabupaten Tolitoli.
Pendidikan formal dari SD hingga SMA ditempuh di Kabupaten Parigi Moutong. Pendidikan Strata 1 dan Strata II diselesaikannya di Universitas Tadulako Palu. Saat ini, Nelson tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) serta Program Studi Profesi Insinyur (PSPPI) di universitas yang sama.
Kariernya sebagai ASN dimulai pada 1998 sebagai CPNS Penyuluh Pertanian Spesialis di Kanwil Departemen Pertanian Sulawesi Tengah. Pada 2006, ia dipercaya sebagai Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Parigi Moutong.
Pengalaman panjang di lapangan dan kepemimpinannya menjadikan Nelson dikenal luas hingga dijuluki “Panglima Penyuluh” Sulawesi Tengah. Kepercayaan itu mengantarkannya terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sulawesi Tengah periode 2024–2029.
Dalam perjalanan karier strukturalnya, Nelson juga pernah menjabat Plt Kepala Seksi Kehutanan dan Perkebunan Kota Palu (2023), Plt Kepala UPTD Ketahanan Pangan, hingga Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Setdaprov Sulawesi Tengah pada awal 2026.
Dengan pangkat terakhir Pembina Utama Madya (IV/d) per 1 April 2023, Nelson memiliki pengalaman komprehensif di bidang penyuluhan pertanian, ketahanan pangan, serta manajemen pemerintahan.
Berbekal rekam jejak tersebut, pelantikan Nelson Metubun sebagai Direktur Pestisida Kementerian Pertanian RI diyakini mampu memperkuat tata kelola sarana pertanian nasional dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan Indonesia.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





