Tudingan PT Jatsuka Dibantah PDAM Donggala Soal Pipa Bocor di Palu, Proyek BPPW Sulteng Rp46 Miliar Bermasalah?

Tudingan PT Jatsuka Dibantah PDAM Donggala Soal Pipa Bocor di Palu, Proyek BPPW Sulteng Rp46 Miliar Bermasalah?
Genangan air akibat pipa bocor di Jalan Veteran, Kota Palu. (kabarsulteng.id)

PALU, KABAR SULTENG – PT Jatsuka-Tirta Mandiri KSO dan PDAM Uwe Lino Donggala saling bantah soal masalah pipa bocor yang memicu genangan air dan kerusakan di sejumlah titik bahu Jalan di Kota Palu.

Masalah pipa bocor ini dikeluhkan warga Palu karena menimbulkan genangan air, merusak bahu dan badan jalan, hingga membahayakan pengendara.

Bacaan Lainnya

Seperti di Jalan Veteran, di beberapa titik terlihat genangan air karena adanya pipa bocor. Sejumlah bahu jalan bekas galian belum begitu rata, bahkan sebagian amblas.

Terpantau pengendara yang melintas di Jalan Veteran harus ekstra hati-hati, apalagi jalan tersebut terbilang sempit dan padat kendaraan.

Kondisi serupa juga ditemukan di Jalan Maleo, Kota Palu, di mana air terus mengalir di bahu jalan bersumber dari pipa bocor.

Baca juga: Masalah Proyek Pipa di Palu, Bocor di Mana-mana hingga Sebabkan Jalan Rusak

Pihak PT Jatsuka-Tirta Mandiri melalui Hardi membantah pipa bocor yang ditemukan bukan bagian dari proyek mereka, melainkan milik PDAM Donggala.

“Tadi sudah dicek , yang bocor pipanya PDAM Donggala pipa pvc, tadi sudah diperbaiki sama mereka. Jadi itu yang bocor bukan pipa kami,” jelas Hardi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis malam (6/11/2025).

Hardi menambahkan, proyek yang dikerjakan PT Jatsuka-Tirta Mandiri masih dalam masa pemeliharaan.

“Kami masih dalam masa pemeliharaan, kami masih ada tim di sana yang standby untuk siap memperbaiki apabila ada yang perlu diperbai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Teknik PDAM Donggala, Mohamad Rizal, mengakui salah satu titik kebocoran di Jalan Veteran memang berasal dari pipa milik PDAM Donggala.

“Kami akui di satu titik itu memang pipa kami, kebocorannya disebabkan akar pohon dan sudah kami perbaiki. Untuk titik lain, kami masih lakukan pengecekan,” kata Rizal.

Namun Rizal juga menyebut, sebagian pipa PDAM bocor akibat pekerjaan galian proyek yang dilakukan PT Jatsuka.

“Banyak pipa kami yang kena saat mereka menggali. Kebanyakan hanya mereka balut pakai ban, bukan diperbaiki secara benar. Jadi ketika tekanan air tinggi, bocor lagi,” ungkapnya.

Menurut Rizal, sebelum ada proyek galian yang dilakukan PT Jasuka, pipa milik PDAM Donggala jarang sekali ada kebocoran.

“Teman-teman kami di lapangan itu sampai kewalahan, karena banyak yang tiba-tiba bocor,” jelasnya.

Rizal menambahkan, di Jalan Meleo, ada penurunan kualitas jalan gegara ada pipa bocor karena akibat pekerjaan PT Jasuka.

“Pada saat di cek memang air bersumber dari pipa kami, tapi akibat pekerjaan mereka juga, ada pipa pelanggan kami yang sudah tidak aktif mereka potong, baru hanya ditutup, akhirnya pada saat air jalan pasti bocor, logikanya apakah sebelum ada pekerjaan mereka, pipa PDAM Donggala bocornya sebanyak ini? Kan tidak,” tegasnya.

Sebagai informasi, Proyek Pipa di Kota Palu merupakan bagian dari pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah.

Proyek bernilai kontrak Rp46 miliar ini dibiayai dari pinjaman World Bank (LOAN) tahun anggaran 2023–2024 dan dikerjakan oleh PT Jatsuka-Tirta Mandiri KSO sebagai kontraktor pelaksana.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait