PALU, KABAR SULTENG – Pasca aksi unjuk rasa yang berlangsung damai dan kondusif di Kota Palu, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Perhimpunan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyerukan pentingnya menjaga stabilitas daerah demi mendukung iklim investasi.
Kedua organisasi menekankan bahwa stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian kembali bergerak optimal serta memberi ruang lebih besar bagi masuknya investasi di Sulawesi Tengah.
Baca juga: 30 Tuntutan Massa Aksi soal Isu Daerah-Nasional Ditandatangani Pimpinan DPRD Sulteng
Ketua Apindo Sulteng, Wijaya Chandra, mengapresiasi seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, dan pemimpin daerah di Sulteng yang telah bijak menerima massa aksi dan aspirasi rakyat.
Ia menilai sikap tersebut sebagai bukti kedewasaan demokrasi di Sulawesi Tengah.
“Terima kasih kepada para pemimpin yang dengan hati terbuka mendengarkan suara rakyat. Kini saatnya kita kembali bekerja, berkarya, dan membangun perekonomian Palu dan Sulawesi Tengah bersama-sama,” ujar Wijaya Chandra dalam keterangannya.
Apindo dan PSMTI juga menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Masyarakat, termasuk kalangan pengusaha, harus berperan aktif menciptakan suasana kondusif.
“Kita semua tentu ingin melihat Sulawesi Tengah semakin maju. Itu hanya terwujud jika daerah ini tetap aman, damai, dan penuh rasa saling percaya. Mari kita rawat kebersamaan ini,” tambah Wijaya.
Dengan situasi pasca aksi demo yang berjalan tertib, Apindo dan PSMTI optimistis Sulteng semakin dikenal sebagai daerah ramah investasi dan kondusif bagi dunia usaha. Kolaborasi seluruh pihak diyakini mampu mempercepat transformasi ekonomi dan menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat.
“Ini momentum penting untuk membuktikan bahwa Sulawesi Tengah mampu menjaga keseimbangan antara kebebasan menyampaikan aspirasi dengan stabilitas pembangunan. Dengan semangat gotong royong, daerah ini akan semakin maju dan berdaya saing,” tutup Wijaya Chandra.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





