Gubernur Sulteng Warning OPD: Jangan Ada Staf Nganggur dan Anak Emas

Gubernur Sulteng Warning OPD: Tidak Ada Staf Nganggur dan Anak Emas
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, mengawali hari pertama kerja usai libur Idulfitri 1446 H dengan memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran lingkup Pemerintah Provinsi.

Selain itu, Gubernur Anwar juga mengatakan kebersihan kantor juga diperhatikannya dengan teliti khususnya jelang peringatan ulang tahun provinsi ke-61.

Gubernur melihat ada beberapa dinas yang sudah bagus. Namun, ada juga yang kurang, sehingga ia tidak segan-segan akan memasang bendera hitam untuk menandai kantor-kantor dinas yang kotor.

Bacaan Lainnya

“Saya akan menggantung bendera hitam selama satu tahun di kantor dinas yang jorok,” ujarnya lugas.

Gubernur Anwar Hafid juga meminta kepala perangkat daerah mampu menjadi dirjen yang baik dengan mendistribusikan pekerjaan kepada bawahan.

Dijelaskannya, gaya kepemimpinan yang otoriter dan kaku sudah bukan eranya lagi, pemimpin yang baik lanjutnya harus mengedepankan pola hubungan informal yang efektif dan komunikatif ke bawahan.

“Jangan biarkan ada staf yang nggangur, bagi itu pekerjaan, jangan ada anak emas karena satu anak emas akan melahirkan seribu anak tiri,” ujarnya.

Birokrasi ialah organisme hidup dan setiap pegawai adalah sel penting yang menyusunnya, sehingga apapun masalah dan kendala yang dihadapi imbuhnya harus dikomunikasikan bukan untuk disimpan.

“Tolong kita semua satu bahasa karena kita semua satu keluarga besar,” pungkasnya.

Di kesempatan itu, turut dilaksanakan pencanangan Zona Integritas di lingkungan kantor sekretariat daerah yang disaksikan oleh Inspektur Inspektorat Sulteng.

Turut mendampingi gubernur dalam apel bersama, Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Sekprov Dra. Novalina, M.M, para staf ahli gubernur, asisten dan seluruh kepala perangkat daerah lingkup Provinsi Sulteng.***

 

Ikuti update berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Official kabarsulteng.id, klik di sini

Pos terkait