Empat Rumah Terbakar, PSI Tolitoli Turun Bantu Korban Kebakaran Panasakan

Empat Rumah Terbakar, PSI Tolitoli Turun Bantu Korban Kebakaran Panasakan
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tolitoli bersama jajaran kader turun langsung membantu warga yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Selasa (8/9/2026).

TOLITOLI, KABAR SULTENG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tolitoli bersama jajaran kader turun langsung membantu warga yang menjadi korban kebakaran di Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Selasa (8/9/2026).

Kebakaran tersebut menghanguskan empat unit rumah warga dan berdampak pada 17 jiwa dari enam kepala keluarga (KK).

Bacaan Lainnya

Melihat kondisi itu, DPD PSI Tolitoli bersama para kader bergerak menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang tengah menghadapi masa sulit.

Baca juga: Anggota DPRD Tolitoli Adukan Bank Sulteng ke OJK, Persoalkan Blokir Rp500 Juta dan Bunga Kredit

Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai Rp20 juta dan puluhan paket sembako. Saat ini, para korban untuk sementara mengungsi di wilayah Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan.

Sekretaris DPD PSI Kabupaten Tolitoli, Baharudin, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Harian DPP PSI, H Ahmad Ali. Bantuan itu juga mendapat dukungan dari Ketua DPW PSI Sulteng Dr Agus Lamakarate dan Bendahara Umum Farid Podungge.

“Penyaluran bantuan kemanusiaan ini merupakan arahan dari Pak Ahmad Ali dan ditindaklanjuti oleh Bendahara PSI Sulteng, Farid Podungge, sebagai bentuk kepedulian PSI terhadap masyarakat yang tertimpa musibah,” ujarnya.

Baharudin berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus meringankan beban mereka setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Sulteng Dr Agus Lamakarate mengatakan kehadiran pengurus dan kader PSI di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen partai untuk hadir ketika rakyat membutuhkan bantuan.

“PSI hadir untuk rakyat. Di saat masyarakat tertimpa musibah, kita harus hadir, membantu, dan bergotong royong meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.

Menurut Agus, bantuan yang diberikan bukan hanya soal materi, tetapi juga dukungan moral agar para korban tidak merasa menghadapi musibah tersebut seorang diri.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat. Yang paling penting, kami ingin memberikan semangat kepada para korban agar tetap kuat, bangkit, dan kembali membangun kehidupan serta usaha mereka,” katanya.

DPW PSI Sulteng juga mengajak pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian serta dukungan terhadap proses pemulihan warga terdampak.

Semangat gotong royong dinilai penting untuk membantu para korban melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal maupun sumber penghidupan.

“Kami berharap bantuan dan dukungan yang terus mengalir dapat mempercepat proses pemulihan serta menjadi penyemangat bagi warga korban untuk kembali menata kehidupan mereka,” pungkasnya.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait