Sultan Amin Soroti Semrawutnya Tata Kelola Pasar Manonda

Sultan Amin Soroti Semrawutnya Tata Kelola Pasar Manonda
Anggota DPRD Palu, M Sultan Amin B Menyoroti Semrawutnya Tata Kelola Pasar Manonda. Foto: kabarsulteng.id/Syahrul

PALU, KABAR SULTENG – Anggota Komisi B DPRD Kota Palu, M Sultan Amin B, menyoroti kondisi tata kelola Pasar Sentral Manonda yang dinilai kembali semrawut, dalam rapat mitra bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Rabu (29/4/2026).

Dalam rapat tersebut, Sultan Amin B menegaskan bahwa sejumlah persoalan klasik di Pasar Manonda atau Pasar Inpres kembali mencuat dan belum tertangani secara optimal.

Bacaan Lainnya

Ia mengungkapkan, aktivitas pedagang yang meluas hingga ke trotoar dan badan jalan menjadi salah satu penyebab utama kemacetan dan ketidaktertiban di kawasan tersebut. Selain itu, sistem perparkiran yang tidak tertata serta persoalan sampah yang berserakan turut memperparah kondisi pasar.

“Kalau kita flashback ke belakang mungkin 10-15 tahun lalu, Pasar Manonda itu sangat semrawut. Orang sampai bikin WC di tengah jalan, bukan lagi tempat jualan. Tetapi ketika Pak Hidayat menjadi Wali Kota Palu, masalah itu ditertibkan. Para penjual ditata, Jalan Kacang Panjang, Jalan Bayam, diaspal,” ujar Sultan dalam forum rapat.

Baca juga: Dorong Pertumbuhan UMKM Baru, Ketua Komisi B DPRD Palu Minta Dinas Terkait Lakukan Dua Hal Ini

Legislator dari daerah pemilihan Palu Barat–Ulujadi itu menilai, penataan yang pernah dilakukan pada masa kepemimpinan Wali Kota Palu saat itu menjadi contoh konkret yang perlu dikaji ulang oleh pemerintah saat ini.

Menurut Sultan, keberhasilan penataan pasar di masa lalu tidak terlepas dari pendekatan yang terstruktur, baik dari sisi regulasi maupun pelaksanaan di lapangan.

“Nah ini kan contoh baik yang perlu diikuti. Saya sarankan mungkin dicari tahu siapa saja orang di pemerintahan yang bersama beliau, regulasi, atau pendekatan bagaimana yang digunakan untuk memperbaiki hal itu,” tambahnya.

Ia menekankan agar dinas terkait intens mencari solusi, berkoordinasi dengan banyak pihak, tak sekadar penindakan semata agar kondisi semrawut yang dialami Pasar Manonda bisa diperbaiki.

Politisi Gerindra ini juga mendorong Disperindag untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Pasar Manonda, termasuk menata kembali pedagang, sistem parkir, serta pengelolaan kebersihan agar kawasan pasar dapat kembali tertib dan nyaman bagi masyarakat. (*/Rbt)

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait