PALU, KABAR SULTENG – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, mengeluarkan imbauan kepada seluruh civitas akademika menyusul gempa bumi yang mengguncang Kota Palu dan sekitarnya, Selasa (16/6/2026).
Dalam imbauan resminya, Prof. Amar meminta seluruh warga kampus tetap tenang, tidak panik, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi pascagempa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menyikapi informasi yang beredar secara bijak. Civitas akademika diminta tidak mudah mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
“Penyebaran informasi yang tidak valid atau hoaks dapat menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat,” kata Prof. Amar.
Baca juga: UPDATE Gempa M6,7 di Sulteng, Delapan Warga Sigi Terluka
Karena itu, warga kampus diminta memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber resmi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain mengingatkan soal informasi, Rektor Untad juga menaruh perhatian pada kondisi infrastruktur kampus.
Prof. Amar menginstruksikan seluruh unit kerja, fakultas, lembaga, program studi, hingga warga kampus untuk segera melaporkan apabila menemukan kerusakan bangunan atau potensi bahaya di lingkungan Universitas Tadulako.
“Laporan kerusakan pada bangunan, fasilitas, maupun sarana dan prasarana agar segera disampaikan kepada pimpinan unit masing-masing atau bagian terkait,” ujarnya
Baca juga: 42 Bangunan Rusak di Sigi Imbas Gempa Bumi Magnitudo 6,7
Hal ini penting agar dapat segera dilakukan asesmen dan penanganan yang diperlukan.
Saat ini, pihak Universitas Tadulako terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi kampus tetap aman.
Langkah tersebut dilakukan agar kegiatan akademik dapat kembali berjalan dengan baik sesuai perkembangan situasi di lapangan.
Di akhir imbauannya, Prof. Amar mengajak seluruh keluarga besar Universitas Tadulako untuk saling membantu dan mendukung dalam menghadapi situasi pascagempa.
“Mari bersama-sama menjaga ketenangan, meningkatkan kewaspadaan, serta saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi kondisi ini,” tutupnya.
Untuk memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya, civitas akademika Untad diminta mengikuti perkembangan situasi melalui kanal komunikasi resmi Universitas Tadulako.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





