JAKARTA, – Abdurrohim, mitra BRILink Agen Ohim, yang konsisten mengelola layanan keuangan masyarakat di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, selama lebih dari satu dekade.
Abdurrohim mulai menjalankan usaha BRILink Agen Ohim sejak 2015, bertepatan dengan awal peluncuran program tersebut oleh BRI.
Sebelumnya, ia bersama sang istri mengelola usaha konter ponsel. Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi keuangan, ia memutuskan mengambil peluang menjadi Agen BRILink.
“Waktu itu saya mencari usaha yang benar-benar dibutuhkan banyak orang. Saat melihat peluang BRILink Agen, saya merasa ini pilihan yang tepat. Selain melayani masyarakat, saya berharap usaha ini bisa berkembang dan bertahan lama,” ujar Abdurrohim.
Baca juga: Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Gelontorkan KUR Rp178 Triliun Lebih pada 2025
Berawal dari satu konter kecil, Abdurrohim secara konsisten membangun kepercayaan pelanggan dengan menjaga kualitas layanan dan memastikan kesiapan transaksi setiap hari.
Keputusannya mengelola BRILink Agen terbukti menjadi titik penting dalam perjalanan usahanya, karena kehadirannya semakin dirasakan warga sekitar sebagai solusi transaksi keuangan yang praktis.
Seiring berjalannya waktu, kepercayaan masyarakat berbuah pada pertumbuhan usaha yang signifikan. Saat ini, Abdurrohim mengelola tujuh konter dengan layanan utama BRILink Agen, yang dilengkapi penjualan aksesori ponsel, pulsa, hingga layanan servis telepon genggam.
Dalam pengelolaannya, ia selalu memperhatikan kesiapan modal serta mematuhi arahan petugas BRI agar operasional BRILink Agen berjalan optimal.
“Kami selalu memastikan layanan dalam kondisi terbaik agar nasabah nyaman bertransaksi. Jangan sampai ada pelanggan datang tapi tidak terlayani. Arahan dari petugas BRI juga sangat membantu. Kami juga memberikan promo-promo sederhana supaya pelanggan tetap setia,” jelasnya.
Interaksi yang intens dengan pelanggan membuat Abdurrohim memahami bahwa kebutuhan warga tidak berhenti pada transaksi keuangan.
Banyak pelanggan yang datang hampir setiap hari, berbagi cerita, sekaligus menyampaikan kebutuhan lain terkait aktivitas harian. Masukan inilah yang kemudian membuka peluang pengembangan usaha baru.
Dengan dukungan pembiayaan komersial dari BRI, Abdurrohim mulai merintis usaha tambahan secara bertahap tanpa meninggalkan layanan utama BRILink Agen. Ia membuka usaha laundry yang terintegrasi dengan layanan transaksi BRILink Agen.
Langkah ini tidak hanya memperluas skala usahanya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.
“Dari BRILink Agen ini, saya tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan, tetapi juga kebahagiaan karena bisa melayani masyarakat. Awalnya satu usaha, lalu saya melihat kebutuhan laundry di sekitar. Alhamdulillah, pelan-pelan sekarang sudah ada empat cabang laundry. Di lokasi laundry juga tersedia layanan BRILink Agen, dan saat ini ada 21 orang yang bekerja bersama kami,” tutur Abdurrohim.
Kisah Abdurrohim menunjukkan bahwa BRILink Agen mampu berperan sebagai simpul ekonomi lokal, termasuk di kawasan perkotaan dengan perputaran ekonomi yang tinggi. Kehadiran BRILink Agen tidak hanya memudahkan akses layanan keuangan, tetapi juga mendorong lahirnya jejaring usaha mikro yang saling menguatkan.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa peran Agen BRILink melampaui fungsi layanan perbankan semata.
“Kami melihat Agen BRILink bukan hanya sebagai mitra layanan keuangan, tetapi juga sebagai pelaku usaha mikro yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan membuka peluang ekonomi di lingkungannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan BRILink Agen di wilayah perkotaan membuktikan bahwa kebutuhan layanan keuangan yang mudah dan dekat tetap relevan di tengah padatnya aktivitas ekonomi.
BRI pun berkomitmen terus memperkuat peran Agen BRILink sebagai bagian dari ekosistem inklusi keuangan dan pemberdayaan usaha mikro, baik di desa maupun di kota.***





