MORUT, KABAR SULTENG – PT Trinusa Dharma Utama (TDU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan lewat kegiatan Literasi Keuangan untuk Kemandirian Ekonomi yang digelar pada Sabtu (4/1/2026) di Kantor Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang mayoritas merupakan perempuan, dengan kehadiran dua peserta laki-laki.
Tingginya partisipasi menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap edukasi pengelolaan keuangan yang praktis dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Trinusa Group Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Dalam kegiatan tersebut, PT Trinusa Dharma Utama menghadirkan perencana keuangan bersertifikat, Kayleen, CFP, sebagai narasumber utama.
Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan rumah tangga, perencanaan keuangan sederhana, pengenalan produk keuangan yang aman, serta peningkatan kewaspadaan terhadap praktik keuangan berisiko seperti pinjaman ilegal dan judi online.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Trinusa Dharma Utama, Agus Suheli, menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah ring satu operasional perusahaan.
Menurutnya, penguatan pemahaman keuangan, terutama bagi perempuan, memiliki dampak besar terhadap stabilitas ekonomi keluarga.
Melalui program PPM ini, PT TDU ingin mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, mampu membuat perencanaan ke depan, serta terhindar dari praktik keuangan yang merugikan.
Sementara itu, Kayleen, CFP, menjelaskan bahwa literasi keuangan merupakan bekal dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tantangan ekonomi saat ini.
Ia menekankan bahwa literasi keuangan tidak hanya sebatas menabung, tetapi juga menyangkut kemampuan mengambil keputusan keuangan yang sehat, memahami risiko, serta menyusun rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung, kata Kayleen, menjadi bukti bahwa kebutuhan akan edukasi keuangan di tingkat masyarakat masih sangat tinggi dan perlu terus diperluas.
Salah satu peserta, Nurhayati, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru yang selama ini belum ia pahami.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam membuka wawasan terkait pengelolaan pemasukan dan pengeluaran rumah tangga, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pinjaman online yang berisiko.
Melalui kegiatan literasi keuangan ini, PT Trinusa Dharma Utama berharap masyarakat Desa Ganda-Ganda, khususnya kaum perempuan, semakin mandiri secara ekonomi dan memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga secara sehat dan berkelanjutan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PT Trinusa Dharma Utama dalam menghadirkan program PPM yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan sosial dan ekonomi di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Adv)
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





