Tes Kompetensi JPT Pratama Morowali Berlangsung Ketat, Wabup Iriane: Bebas Intervensi!

Tes Kompetensi JPT Pratama Morowali Berlangsung Ketat, Wabup Iriane: Bebas Intervensi!
Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas secara resmi membuka Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural bagi peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali tahun 2025

MOROWALI, KABAR SULTENG – Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas secara resmi membuka Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural bagi peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pebotoa Dinas Pendapatan Daerah, Sabtu (15/11/2025).

Uji kompetensi ini menjadi tahapan penting dalam proses seleksi pejabat untuk memastikan para calon memiliki kemampuan memimpin, mengelola organisasi, serta memahami dinamika sosial masyarakat daerah.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Morowali Drs. Yusman Mahbub, Kepala UPT Penilaian Kompetensi Pegawai/Tester Rahman Yape, Psikolog selaku Ketua Tim Asesor Fahima, para Asesor Ahmad Rozali, Al Hamid, Andi Mirsani, serta sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah memenuhi syarat administrasi dan lolos ke tahap penilaian kompetensi.

Baca juga: Wabup Iriane Iliyas Buka UDG ke-XIII Tingkat Kabupaten Morowali di Desa Bumi Harapan

Dalam sambutannya, Iriane menegaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan memperkuat sumber daya aparatur. Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, kata dia, berperan sebagai motor penggerak kinerja organisasi, pengambil kebijakan teknis, sekaligus penentu arah pembangunan di setiap perangkat daerah.

Pelaksanaan uji kompetensi ini juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN, sehingga pengisian JPT Pratama harus dilakukan secara profesional dan berbasis merit.

“Seleksi terbuka yang transparan, kompetitif, objektif, dan bebas intervensi adalah mekanisme yang kita tempuh untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi terbaik, integritas tinggi, dan komitmen kuat untuk mengabdi kepada masyarakat Morowali,” tegas Iriane.

Di akhir sambutannya, Wabup Iriane berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan kedisiplinan tinggi, menunjukkan kualitas terbaik, serta menjadikan proses seleksi ini sebagai momentum mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas diri. I

a menegaskan bahwa kompetisi ini harus menjadi ruang untuk mengukur kemampuan, bukan ajang rivalitas negatif.

Diketahui, uji kompetensi ini menjadi instrumen untuk mengukur secara holistik kemampuan calon pemimpin tinggi, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga kecerdasan emosional, kemampuan memimpin organisasi, kepekaan terhadap keberagaman sosial budaya, keterampilan komunikasi, ketegasan dalam mengambil keputusan, serta kemampuan mengelola perubahan di era modern yang penuh tantangan.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait