Buntut Sengketa Lahan dengan PT Vale, Rumpun Pong Salamba Diduga Alami Intimidasi

Rumpun Pong Salamba Diduga Alami Intimidasi Buntut Sengketa Lahan dengan PT Vale
Kapolsek Bungku Tengah AKP Basri Pakaya, Kepala Desa Ululere, serta beberapa petugas keamanan perusahaan saat mendatangi pos jaga keluarga Pong Salamba, di Desa Ululere, Kabupaten Morowali, pada Senin (10/02/2025).

Media ini mencoba menghubungi Kepala Desa Ululere, Arman, tetapi belum mendapatkan respons hingga berita ini ditayangkan.

Upaya konfirmasi juga telah dikirimkan ke PT Vale Indonesia, namun belum ada jawaban resmi dari pihak perusahaan.

Bacaan Lainnya

Kuasa hukum rumpun Pong Salamba, Rukly Chahyadi, mengecam keras tindakan aparat yang dinilai intimidatif terhadap kliennya.

“Penyelesaian konflik agraria harus melalui dialog yang adil, bukan dengan keberpihakan aparat pada perusahaan. Rumpun Pong Salamba memiliki bukti sejarah kepemilikan lahan sebagai dasar penerbitan surat tanah resmi,” tegas Rukly pada Sabtu (15/02/2025).***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official KabarSulteng.id https://whatsapp.com/channel/0029VaFS4HhH5JM6ToN3GU1u atau klik di sini

Pos terkait