Kasus Dugaan Jual Beli Lahan Pulau di Morowali Utara “Mandek” di Cabjari Kolonodale

Kasus Dugaan Jual Beli Lahan Pulau di Morowali Utara “Mandek” di Kejaksaan Kolonodale
Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) di Kolonodale. (IST)

Baca juga: Begini Klarifikasi Jeffisa Putra Terkait Pembelian Lahan di Salah Satu Pulau di Morut

Akibat penguasaan lahan di sebuah pulau, Jeffisa dilaporkan salah seorang warga ke Cabjari Kolonodale dan sampai kini laporannya belum mendapat perkembangan kasus.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Sabtu (4/11/2023) silam, Kabarsulteng.id mengkonfirmasi Kacabjari  Morut, kala itu masih dijabat Andreas Adjie, SH, MH, belum membeberkan secara detail adanya laporan warga terkait dugaan pembelian lahan di salah satu pulau di Morut oleh Jeffisa.

“Msh pengumpulan data dan keterangan pak,” tulis Kacabjari Andreas Adjie.

Sementara di waktu bersamaan Jeffisa Putra Amrullah yang juga dihubungi Kabarsulteng.id, membenarkan adanya laporan warga ke Cabjari terkait lahan di salah satu pulau. Menurut Jeffisa, hal itu bermula sekitar tahun 2019, 2020 dan 2021. Awalnya tahun 2019 ada masyarakat datang kepadanya membawa surat lahan dengan luas sekitar 2 hektar untuk dijual, surat itu ditandatangani oleh kepala desa atas nama Arman, SE.

Kemudian berjalan beberapa bulan datang lagi satu orang menawarkan lahannya sekitar  1 hektar untuk minta tolong dibeli dan surat tersebut masih ditandatangani atas nama Arman, SE, sebagai kepala desa.

Selanjutnya beberapa bulan datang lagi seseorang membawakan dan menawarkan lahan sekitar 1 hektar. Lanjut ada lagi yang datang dari Kaur Pemerintahan menawarkan juga lahan sekitar 1 hektar, melalui surat yang ditandatangani  juga atas nama kepala desa Arman, SE.

Menurut Jeffisa, pihaknya kemudian mempelajari tentang pulau-pulau terkecil, bahwa pemanfaatan kembali terhadap lahan di pulau terkecil tidak menjadi masalah dikuasai.  Maksimal 70 persen dari total luas lahan yang ada bisa dikembangkan, asalkan bukan hutan lindung, tidak ada larangan untuk diperjualbelikan.

Pos terkait