“KONI harus menjadi rumah bagi para atlet, tempat mereka dibina dan didukung untuk meraih prestasi terbaik. Saya ingin menjadikan KONI lebih progresif dengan semangat kepemudaan yang dinamis,” ujar Fathur, di sejumlah pemberitaan.
Salah satu fokus utama Fathur adalah peningkatan infrastruktur olahraga dan pembinaan atlet yang lebih sistematis.
Ia menyoroti masih banyaknya potensi atlet Sulteng yang belum tergarap maksimal akibat keterbatasan fasilitas latihan dan program pendampingan yang berkelanjutan.
Namun, pencalonannya juga memunculkan berbagai pertanyaan. Dengan jabatan strategis yang telah dipegangnya di HIPMI dan Pertina, muncul spekulasi apakah pencalonan ini murni karena kapabilitas atau lebih dipengaruhi oleh faktor politik dan nama besar sang ayah?
Diketahui sebelumnya, Fathur Razaq terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pertina Sulteng dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Palu, Sabtu (22/02).





