BNN Poso Serahkan Tiga Pelajar Positif Narkotika ke Pemda Parimo

BNN Poso Serahkan Tiga Pelajar Positif Narkotika ke Pemda Parimo
Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Pradiptya Mahayana. (Foto: Dok Kabarsulteng.id)

PARIMO, KABAR SULTENG – Tiga pelajar tingkat SLTA sederajat di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, terdeteksi positif narkotika berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Poso. Penanganan ketiga siswa itu dikembalikan kepada pemerintah daerah dan pihak sekolah untuk menjalani pembinaan intensif.

Temuan tiga pelajar positif Psikotropika dan Bahan Adiktif lainnya (Narkoba) ini terungkap lewat penyerahan resmi hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan oleh BNN Kabupaten Poso, kepada Pemda Parimo. Dokumen hasil tes tersebut diterima wakil bupati setempat.

Bacaan Lainnya

Pemeriksaan menyeluruh ini sebelumnya telah menjangkau total 1.108 orang, yang mencakup pegawai di lingkungan Pemkab Parimo, anggota DPRD hingga para pelajar.

Baca juga: Sayap Jembatan Penghubung Baliara-Parigimpu’u Parimo Terancam Roboh

Dari total ribuan sampel, secara keseluruhan ditemukan 28 orang positif narkoba dengan rincian 12 orang positif methamphetamine (meth), 7 orang positif methamphetamine dan amphetamine (amph), serta 9 orang positif benzodiazepine (benzo).

Dari angka tersebut, keterlibatan tiga pelajar SLTA yang positif menggunakan narkotika zat meth dan amph menjadi sorotan utama dalam penanganan kasus ini.

Mengingat status mereka yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar, BNN memutuskan untuk menempuh jalur rehabilitasi sosial dan edukatif, tanpa sanksi pidana.

Nama tiga pelajar itu resmi diserahkan kembali kepada Pemkab Parimo dan pihak sekolah. Langkah ini diambil agar mereka mendapatkan pendampingan psikologis serta pembinaan moral secara berkelanjutan.

Kepala BNN Kabupaten Poso, AKBP Pradiptya Mahayana berkata, tindakan tegas namun persuasif ini adalah bagian dari strategi pengamanan sektor pendidikan.

Baca juga: Tiga Polres Terbaik Versi Kapolri, Kapolres Parimo Tegaskan Mutu Layanan

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja dan lingkungan pendidikan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba demi terciptanya Kabupaten Parimo yang Bersih Narkoba (BERSINAR),” kata Pradiptya, Rabu (5/8/2026).

Pemda bersama pihak sekolah kini dituntut memperketat pengawasan agar kasus serupa tidak terulang, sekaligus menyelamatkan masa depan generasi muda di daerah tersebut.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait