PALU, KABAR SULTENG – Dalam rangka Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Citra Palu Minerals (CPM), Yan Adriansyah, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan operasional pertambangan yang berkelanjutan. Pesan strategis tersebut disampaikan saat apel peringatan Bulan K3 Nasional, Jumat pagi (9/1/2026).
Yan Adriansyah menekankan bahwa keberhasilan operasional PT CPM ke depan bertumpu pada empat pilar utama, dengan aspek safety (keselamatan) sebagai dasar paling krusial.
Menurutnya, tanpa sistem keselamatan yang kuat, seluruh aktivitas bisnis pertambangan berisiko tidak berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Mari kita jadikan aspek safety sebagai fondasi utama dalam melaksanakan operasional berkelanjutan. Tanpa keselamatan yang kokoh, keberlangsungan bisnis pertambangan tidak akan tercapai,” tegas Yan di hadapan ratusan karyawan dan mitra kerja.
Selain keselamatan, pilar kedua yang ditekankan adalah Operational Excellence (keunggulan operasional). Yan menjelaskan bahwa PT CPM memiliki aset yang sangat potensial, mulai dari cadangan sumber daya mineral, kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga aset operasional yang terus dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca juga: Melalui Persipal, PT CPM Komitmen Dukung Potensi Olahraga Di Lingkar Tambang
Ia juga menyoroti keunggulan lokasi tambang PT CPM yang strategis dan mudah diakses. Kondisi tersebut dinilai memberikan nilai tambah bagi efisiensi operasional, terutama dalam mendukung kelancaran suplai logistik serta mobilisasi karyawan.
“Lokasi tambang kita sangat strategis dan mudah dijangkau. Aksesibilitas ini mendukung efisiensi operasional dan menjadi keunggulan kompetitif perusahaan,” jelasnya.
Pilar ketiga adalah Smart Innovation (inovasi cerdas). Yan Adriansyah mendorong penerapan teknologi terkini yang disesuaikan dengan kondisi site, guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keamanan kerja. Inovasi ini menjadi sangat penting, khususnya dalam pengembangan operasional tambang bawah tanah (underground mine) yang saat ini tengah dikembangkan PT CPM.
“Implementasi teknologi terbaru diharapkan mampu mendorong semangat seluruh tim dalam mencapai target perusahaan secara aman dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai pilar keempat, Yan menekankan pentingnya Strategic Partnership (kemitraan strategis). Mengingat lokasi tambang PT CPM berada di kawasan perkotaan dan mudah diakses publik, sinergi dengan masyarakat lokal serta pemerintah daerah hingga pusat menjadi kunci menjaga kelangsungan operasional perusahaan.
“Karena lokasi kita sangat terbuka bagi stakeholder, sekecil apa pun dampak negatif akan langsung berpengaruh pada operasional. Pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi dengan pemerintah adalah kunci keberhasilan PT CPM ke depan,” tutupnya.
Peringatan Bulan K3 Nasional 2026 tersebut digelar di pelataran site PT CPM dan dihadiri ratusan karyawan serta mitra kerja. Dalam apel tersebut, Yan Adriansyah juga membacakan sambutan resmi dari Surat Edaran Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, sebagai penguatan komitmen keselamatan kerja di sektor pertambangan.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





