ID Humanity Dompet Dhuafa Perkuat Relawan Kemanusiaan di Palu, Fokus Siaga Bencana dan Aksi Sosial

ID Humanity Dompet Dhuafa Perkuat Relawan Kemanusiaan di Palu, Fokus Siaga Bencana dan Aksi Sosial
ID Humanity Dompet Dhuafa menggelar aksi sosial kemanusiaan di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Minggu (24/5/2026). (Foto: Syahrul Ramadan/kabarsulteng.id)

PALU, KABAR SULTENG – ID Humanity Dompet Dhuafa memperkuat relawan kemanusiaan di regional Sulawesi dan menggelar aksi sosial kemanusiaan di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kegiatan ini dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Pengawu, Jalan Padanjakaya, dengan rangkaian agenda mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan untuk lansia, hingga penyaluran bantuan sembako.

Bacaan Lainnya

Deputi Direktur II Program Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa, Siti Rusmiyati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi penutup dari rangkaian pelatihan peningkatan kapasitas relawan yang telah berlangsung sejak Kamis (21/5/2026).

“Selain aksi sosial, selama tiga hari kami menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi relawan Dompet Dhuafa di regional Sulawesi, bukan hanya dari Palu tetapi juga dari daerah sekitarnya,” kata Siti, pada Minggu (24/5/2026).

Baca juga: Menakar Polemik RKAB dan Masalah Lingkungan di Pesisir Palu-Donggala

Menurutnya, salah satu fokus pelatihan adalah pertolongan pertama yang digelar bekerja sama dengan PMI. Pelatihan itu tidak hanya menitikberatkan pada teori, tetapi juga praktik lapangan secara intensif.

“Pesertanya kami batasi maksimal 30 orang agar lebih efektif. Bahkan pelatihan berlangsung sampai malam, kadang hingga pukul 23.00, bahkan pernah sampai pukul 03.00 dini hari,” ujarnya.

Siti menjelaskan, Kota Palu dipilih sebagai lokasi pertama pelatihan karena Dompet Dhuafa belum memiliki kantor cabang di daerah tersebut, sementara Sulawesi Tengah dikenal sebagai wilayah rawan bencana.

“Karena itu kami ingin memastikan relawan di Palu benar-benar siap pakai saat dibutuhkan, baik untuk menghadapi bencana alam, kecelakaan, pencarian orang hilang, hingga evakuasi korban gempa,” jelasnya.

Ia menegaskan, Dompet Dhuafa tidak hanya memberi pelatihan sesaat kepada relawan, tetapi juga berkomitmen menjaga dan membina mereka agar tetap menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Komunikasi PMI Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Hj. Amirudin Syamsahib, M.Si, mengapresiasi kolaborasi tersebut.

“Kami mengapresiasi kegiatan Dompet Dhuafa di Palu yang melibatkan PMI. Kami memiliki visi yang sama, yakni menjalankan tugas-tugas kemanusiaan,” katanya.

Menurut Amirudin, Sulawesi Tengah masih membutuhkan banyak penguatan di sektor sosial dan kemanusiaan, terutama pascabencana besar yang pernah melanda daerah itu.

“Trauma masyarakat dan berbagai persoalan sosial pascabencana masih perlu dibenahi bersama. Karena itu kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangkitkan kembali daya tahan masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pelatihan seperti ini penting karena pertolongan terhadap korban tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus oleh orang yang memiliki keterampilan dan sertifikasi.

“Jangan sampai niat menolong justru memperparah kondisi korban. Karena itu relawan harus dibekali kemampuan teknis yang memadai,” tegasnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris BPBD Kota Palu, Moh. Issa. S. Menurutnya, kegiatan Dompet Dhuafa menjadi contoh baik kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan kebencanaan.

“Bencana bukan hanya urusan BPBD, tetapi tanggung jawab bersama. Kehadiran relawan menjadi garda terdepan, baik dalam kegiatan sosial maupun saat terjadi bencana,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi terpadu antar lembaga harus terus diperkuat agar respons saat bencana lebih cepat, tepat, dan terarah.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa lebih siap menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang,” tutupnya.(Sy)

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait