KABAR SULTENG – Jasa Raharja bersama Korlantas Polri menggelar acara Polantas Menyapa – Retrospeksi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di kawasan Car Free Day Jakarta, Minggu (25/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat tertib berlalu lintas serta mengingatkan pentingnya budaya keselamatan di jalan raya.
Acara tersebut dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum., beserta jajaran Korlantas. Dari Jasa Raharja hadir Plt. Direktur Utama Dewi Aryani Suzana, Kepala Divisi Pelayanan Hervanka Tridianto, dan Kepala Divisi Asuransi Jahja Joel Lami.
Hadir pula Ketua Umum Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) H. Norman Yulian, Ketua Komunitas Ojek Online Dodi Ilham, Ketua Tiger Riders Club Ferdinand Octavian, serta sejumlah penyandang disabilitas akibat kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Jasa Raharja Dukung Dunia Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Cegah Kecelakaan Sejak Dini
Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Agus Suryo Nugroho menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya angka kecelakaan.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan ini sebagai refleksi bersama.
“Retrospeksi ini menjadi momen untuk mengenang korban sekaligus mengingatkan kita agar lebih disiplin di jalan. Kami ingin seluruh pengguna jalan lebih hati-hati, tertib, dan disiplin sehingga pelanggaran lalu lintas bisa ditekan,” ujarnya.
Agus menegaskan bahwa program Korlantas Menyapa hadir agar polisi lalu lintas lebih dekat dengan masyarakat.
Ia mengajak seluruh pihak, termasuk komunitas ojek online dan klub otomotif, menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat tertib berlalu lintas.
Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa refleksi korban kecelakaan harus menjadi pelajaran bersama.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi momen untuk belajar dari peristiwa kecelakaan yang sering berujung pada korban jiwa, penderitaan panjang, dan kerugian besar. Pencegahan hanya bisa terwujud bila kita membangun budaya tertib berlalu lintas,” kata Dewi.
Baca Juga: Jasa Raharja, Kemenhub, dan Jasa Marga Sinergi Hadirkan Inovasi untuk Keselamatan Transportasi Darat
Hingga Juli 2025, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada 87.904 korban kecelakaan dengan nilai Rp1,825 triliun.
Meski jumlah kecelakaan cenderung menurun, satu kejadian sering menimbulkan lebih dari satu korban. Karena itu, kesadaran masyarakat untuk tertib tetap menjadi kunci.
Ketua Umum PPDI H. Norman Yulian menambahkan bahwa jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih dari 10 juta orang, dan sebagian besar disebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada para penyandang disabilitas. Kegiatan seperti ini memberi semangat agar mereka bisa lebih percaya diri dan mandiri,” ungkap Norman.
Kisah nyata juga disampaikan oleh Sabrina Nadya Oktaviani, salah satu korban kecelakaan lalu lintas yang kehilangan tangan kanan.
Ia mengaku bersyukur karena proses klaim santunan Jasa Raharja berjalan mudah, dan kini dirinya mendapatkan bantuan tangan palsu.
Melalui refleksi korban, dukungan pemerintah, dan keterlibatan komunitas, acara ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan jalan raya yang aman.
Pesan utama dari kegiatan ini jelas: masyarakat tertib berlalu lintas adalah kunci untuk menekan angka kecelakaan, melindungi nyawa, dan mewujudkan transportasi yang selamat bagi semua. ***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





