PALU, KABAR SULTENG – Sumringah dan tepuk tangan mengawali pertemuan siswa-siswi SD Inpres 2 Kawatuna Uwetumbu Kota Palu di momen peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 pada Rabu (23/7/2025) pagi.
SD Inpres 2 Kawatuna ini berada di kawasan Uwetumbu, Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Peringatan HAN di SD Uwetumbu ini diawali dengan mendengarkan dongeng. Pesertanya perwakilan dari siswa kelas 1 hingga 6.
Anak-anak tampak antusias mendengarkan dan berinteraksi dengan pemberi dongeng.
Sesekali mereka berteriak bersama, tepuk tangan hingga histeris seakan masuk dalam cerita yang disampaikan.
Baca Juga: Idul Adha 1446 H, PT CPM Salurkan 34 Sapi Kurban untuk Warga Lingkar Tambang
Berikutnya, siswa-siswi ini menjalankan aktivitas melukis dan mewarnai.
Mereka dibagi dalam beberapa kelompok dan masing-masing sibuk menghasilkan karya terbaik.
Selanjutnya ada permainan gobak sodor alias kelar. Di sini dua tim saling adu ketangkasan, ada yang berdiri di garis dan ada yang berusaha melewati garis.
Event berakhir dengan pemberian hadiah pada peserta, termasuk para peraih juara mewarnai dan lomba.
Peringatan Hari Anak Nasional di SD Uwetumbu ini digagas oleh Yayasan Banua Pangajari yang berkolaborasi dengan PT Citra Palu Minerals (CPM).
Superintendent PPM/CSR PT CPM, Rahyunita Handayani mengatakan, pihaknya selalu membina hubungan dengan kelompok-kelompok masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang.
Baca Juga: JATAM Bongkar Dugaan Pembiaran PETI di Kontrak Karya CPM Poboya
Kata dia, pihaknya bersama Banua Pangajari memilih sekolah tersebut di momen peringatan Hari Anak Nasional, bukan tampa alasan.
Sebab, sekolah itu memang berada di wilayah Kota Palu, namun apa yang didapatkan para siswa tak seperti di sekolah-sekolah di pusat kota.
“Kedua, karena ini hari anak nasional dan memang kita berharap itu semua anak itu mendapatkan hak yang sama, khususnya tentang pendidikan,” ujarnya.
“Dan pendidikan itu masuk dalam salah satu pilar kegiatan program pengembangan dan pemberdayaan kami. Akhirnya kami setuju untuk melakukan itu,” tambahnya.
Dalam event kali ini, PT CPM bersama Banua Pangajari memberikan pengalaman menarik bagi siswa-siswi SD Inpres 2 Kawatuna Uwetumbbu.
Founder Banua Pangajari, Selvina menambahkan, berangkat dari kondisi lingkungan tempat tinggal siswa dan sekolah, Banua Pangajari merasa perlu melibatkan diri.
Pihaknya juga melibatkan PT CPM untuk turut menyaksikan kondisi di SD Inpres 2 Kawatuna Uwetumbu Palu tersebut.
“Semua anak berhak mendapatkan pendidikan yang sama, tidak harus memilih bahwa ini sekolah swasta, sekolah negeri,” jelasnya.
Baca Juga: PT CPM Hormati Penyampaian Pendapat dan Ekspresi dari Masyarakat
“Buat kami adalah semua anak harus dapat hak yang sama atas fasilitas yang negara berikan,” tambahnya.
Khusus di SD Uwetumbu dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Banua Pangajari hadir dengan program belajar yang menarik.
“Ri SD Kawatunah kami hari ini mendongeng, bermain bersama, dan menggambar,” ujarnya.
“Ini kami berharapnya bisa mengedukasi anak-anak di sini juga,” tambahnya.
Kehadiran Banua Pangajari dan PT CPM ini memdaoat sambutan positif dari pihak sekolah.
Kepala SD Inpres 2 Kawatuna Uwetumbu, Nunu Fatma mengungkapkan, pihaknya bersyukur dan senang sekali dengan kegiatan tersebut.
“Dan kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini akan lebih sering lagi dilakukan, karena bersifat edukasi,” kata Nunu.
Event seperti itu kata dia, baru pertama kali dilakukan di SD Inpres 2 Kawatuna Uwetumbu dalam rangka perimgatan HAN.
Dia mengungkapkan, dalam event kali ini semua siswa dilibatkan.
“Jumlah siswa kami 54 orang, dari kelas 1 sampai kelas 6, sebagian besar sswa itu berasal dari wilayah hulu suangai atau Uwetumbu,” tandasnya. ***





