JAKARTA, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong penguatan jaringan keagenan lewat sejumlah program yang menyasar peningkatan kinerja dan produktivitas BRILink Agen di seluruh Indonesia.
Terbaru, BRI meluncurkan program khusus bagi BRILink Agen Member Merah Indogrosir. Program ini memberi peluang bagi agen untuk naik level sekaligus membawa pulang berbagai reward, mulai dari saldo digital hingga logam mulia.
Program yang berlangsung hingga 31 Desember 2026 ini dirancang untuk memacu transaksi agen dengan performa terbaik. Di saat yang sama, BRI juga ingin memperkuat peran BRILink sebagai ujung tombak layanan keuangan inklusif di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, terdapat dua skema utama. Pertama, skema reaktivasi. Melalui skema ini, agen berkesempatan memperoleh reward saldo LinkAja sebesar Rp500 ribu, dengan syarat memenuhi target transaksi melalui EDC MPOS maupun BRILink Mobile serta mencapai break even point (BEP) sebanyak dua kali selama periode program.
Kedua, skema “Racing Agen” yang ditujukan bagi agen dengan kinerja terbaik. Agen dengan perolehan fee-based income (FBI) kumulatif tertinggi berpeluang menjadi pemenang dan membawa pulang hadiah emas batangan. Sebanyak 20 agen akan dipilih, terdiri dari 5 agen terbaik yang mendapatkan emas 2 gram, serta 15 agen lainnya memperoleh emas 1 gram.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengatakan program ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat jaringan keagenan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin mendorong agen agar lebih aktif dan kompetitif, serta mampu memperluas jangkauan layanan keuangan, khususnya di segmen mikro,” ujarnya.
Ia menambahkan, BRILink Agen memiliki peran penting dalam memperluas inklusi keuangan, terutama di wilayah yang belum terjangkau layanan perbankan secara optimal. Karena itu, BRI terus menghadirkan program yang tak hanya memberi insentif, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha agen.
Saat ini, jumlah BRILink Agen tercatat mencapai 1,18 juta yang tersebar di seluruh Indonesia. Perannya semakin terasa dengan volume transaksi yang mencapai Rp420 triliun, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan tersebut.
Dari sisi penghimpunan dana murah (CASA), kontribusi BRILink Agen juga terus menguat. Rata-rata dana harian yang dihimpun mencapai Rp30 triliun atau tumbuh 18,37 persen secara tahunan.
Sementara itu, dari fee based income, bisnis BRILink Agen menyumbang Rp458,59 miliar bagi perseroan. Penyaluran dana talangan melalui agen juga meningkat signifikan, tumbuh 33,29 persen dari Rp5,4 triliun menjadi Rp7,2 triliun.
Akhmad berharap program ini bisa mendorong agen meningkatkan volume transaksi sekaligus memperluas layanan kepada nasabah.
“Dengan kinerja yang konsisten, agen tidak hanya berpeluang mendapat reward, tapi juga bisa meningkatkan pendapatan dan menjaga keberlanjutan usahanya,” tutupnya.(Adv)





