SEMARANG, – Aroma kue kini menjadi bagian dari keseharian Tantiningsih di Semarang. Setelah berhenti bekerja sejak 2016, ia memilih fokus mengembangkan usaha rumahan yang dirintisnya. Berkat ketekunan dan dukungan dari BRI Group, usahanya tumbuh dan kini menjadi penopang ekonomi keluarga.
Perjalanan tersebut tidak dimulai dengan mudah. Tantiningsih memulai usahanya pada 2017 dengan berbagai keterbatasan, terutama dari sisi permodalan. Meski memiliki keinginan kuat untuk mandiri secara ekonomi, akses keuangan saat itu masih terbatas. Usaha kue dan roti yang dijalankannya pun masih sederhana dan belum berkembang optimal.
“Sekitar tahun 2017, saya mulai membuka usaha kue dan roti karena memang senang membuat kue, apalagi saat itu saya sudah tidak bekerja sejak 2016. Namun, kendala terbesar adalah keterbatasan modal. Hingga akhirnya pada tahun 2020, saya bertemu dengan PNM Mekaar dan memutuskan menjadi nasabah untuk mengembangkan usaha secara lebih serius,” tuturnya.
Keputusan tersebut menjadi titik balik. Melalui sinergi ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group, Tantiningsih memperoleh akses pembiayaan dari PNM Mekaar. Ia memanfaatkan pembiayaan awal untuk membeli peralatan dasar pembuatan kue.
Seiring waktu, usahanya terus berkembang. Produksi meningkat, permintaan bertambah, dan kepercayaan diri dalam menjalankan usaha pun semakin kuat.
Pada 2022, Tantiningsih kembali mendapatkan pembiayaan dengan nilai lebih besar. Ia menggunakan tambahan modal tersebut untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dengan peralatan yang lebih memadai, ia mampu meningkatkan volume produksi sekaligus menjaga kualitas produk.
Menurutnya, dukungan dari PNM tidak hanya memperkuat usaha, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan skala usaha secara bertahap.
Kini, usaha yang berawal dari dapur sederhana telah menjadi sumber penghasilan utama keluarga. Perkembangan ini membawa perubahan nyata dalam kehidupannya. Tantiningsih kini memiliki tempat usaha yang lebih layak dan kesejahteraan keluarga pun meningkat.
Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Dhanny, menyatakan bahwa sinergi Holding Ultra Mikro, termasuk melalui program PNM Mekaar, tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan agar pelaku usaha mampu mengelola bisnis dengan lebih baik dan tumbuh berkelanjutan.
“Perjalanan Tantiningsih menjadi gambaran nyata bagaimana sinergi BRI Group melalui Holding Ultra Mikro (UMi) mampu membuka akses bagi pelaku usaha ultra mikro untuk bertumbuh secara bertahap, berkembang, memperluas kapasitas usaha, hingga memperkuat kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Sebagai informasi, melalui anak usahanya, PNM menghadirkan program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) sebagai solusi pemberdayaan perempuan prasejahtera yang belum memiliki akses ke layanan keuangan formal (unbankable). Program ini menyediakan pembiayaan tanpa agunan sekaligus pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Dalam ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group, program ini juga menunjukkan dampak nyata. Sepanjang 2025, sebanyak 1,4 juta debitur PNM berhasil naik kelas, mencerminkan peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses keuangan formal bagi pelaku usaha ultra mikro.(Adv)





