Kritik Lemahnya Penindakan PETI di Parigi Moutong, Aktivis HAM Duga APH Sudah Kantongi Nama Cukong hingga Beking

Kritik Lemahnya Penindakan PETI di Parigi Moutong, Aktivis HAM Duga APH Sudah Kantongi Nama Cukong hingga Beking
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan wilayah Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong. (Dok. Dishut Sulteng-Gakkumhut Wilayah Sulawesi)

Pesan Keras kepada Gubernur Anwar Hafid

Dedi meminta Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, memberi perhatian serius atas maraknya PETI di Moutong, Taopa, dan Pambunu.

Bacaan Lainnya

“Harapan masyarakat, gubernur bisa menghentikan aktivitas ilegal ini karena sangat merugikan lingkungan dan masa depan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan PETI telah merusak ekosistem hutan, mengubah bentang alam, serta meningkatkan risiko bencana. Ia mencontohkan banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh yang menelan banyak korban.

“Apakah harus menunggu bencana baru kita sadar? Ini harus dicegah sejak dini,” katanya.

Kerugian Besar Bila PETI Dibiarkan

Dedi menegaskan, pembiaran PETI Parigi Moutong akan menimbulkan dampak serius:

  • • Kerusakan lingkungan: hutan rusak, sungai tercemar, ekosistem hilang.
  • • Kerugian negara: tidak ada pajak dan royalti.
  • • Konflik sosial: antara masyarakat lokal dan pendatang, serta antara penambang ilegal dan pemilik lahan.
  • • Citra buruk APH: kepercayaan publik terhadap institusi hukum merosot.

Pos terkait