Kondisi ini memicu spekulasi di tengah masyarakat. Banyak yang menduga, renggangnya hubungan Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Hadianto Rasyid
Dalam beberapa pidatonya, Anwar Hafid menegaskan pentingnya harmoni dan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia bahkan menekankan peran provinsi hanya sebagai “dirijen” dalam pembangunan.
“Provinsi harus menyesuaikan dengan kabupaten/kota. Apa yang menjadi program mereka, itulah yang kita support,” ujarnya saat peringatan HUT Sulteng ke-61.
Namun, fakta di lapangan memperlihatkan relasi antara provinsi dan ibu kota provinsi itu sendiri justru tampak dingin. Apakah ini hanya soal miskomunikasi?.***
Ikuti update berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Official kabarsulteng.id, klik di sini





