Layanan Transaksi Bank Sulteng Dikeluhkan, Transfer Antarbank hingga QRIS Bermasalah

Layanan Transaksi Bank Sulteng Dikeluhkan, Transfer Antarbank hingga QRIS Bermasalah
Kantor Pusat Bank Sulteng di Kota Palu. (Foto: kabarsulteng.id)

PALU, KABAR SULTENG – Layanan transaksi pada Bank Sulteng dikeluhkan sejumlah nasabah, terutama aparatur sipil negara (ASN) yang menerima gaji melalui bank milik pemerintah daerah tersebut.

Gangguan yang disebut berlangsung lebih dari sebulan itu membuat nasabah kesulitan melakukan transfer antarbank, tarik tunai melalui ATM Bersama, hingga pembayaran menggunakan QRIS.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun Kabar Sulteng, kendala tersebut telah berlangsung sekitar lebih satu bulan.

Akibatnya, nasabah terpaksa mendatangi kantor bank untuk melakukan transaksi yang sebelumnya bisa dilakukan melalui telepon genggam.

“Masalahnya ini sudah satu bulan, sudah terlalu lama. Kami sebagai pengguna Bank Sulteng sangat kesulitan, karena harus ke bank langsung kalau mau transaksi. Baru kan gaji masuk di rekening Bank Sulteng,” ungkap seorang ASN di lingkup Pemprov Sulteng.

Baca juga: Karangan Bunga Sindiran Viral di Depan Bank Sulteng, Polda Lakukan Penyelidikan

Ia mengaku kesulitan ketika hendak melakukan transfer ke rekening bank lain maupun bertransaksi menggunakan QRIS.

“Tadinya ini ba transaksi bisa lewat HP, ini harus ke bank lagi. Semoga cepat diperbaiki ini kendalanya,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan seorang ASN yang bertugas di Kabupaten Buol. Menurut dia, gangguan tersebut menyulitkan dirinya, terutama saat hendak menarik gaji atau melakukan transaksi perbankan.

“Pokoknya kalau mau transaksi atau mau tarik gaji itu harus ke kantor Bank Sulteng,” ungkapnya.

Ia mengatakan, gaji tetap masuk ke rekening, tetapi keterbatasan layanan transaksi membuat aktivitas keuangannya terganggu.

“Pokoknya harus ke ATM Bank Sulteng kalau mau tarik gaji, dan mau transaksi itu harus ke bank. Sedangkan sekarang apa-apa transaksi melalui HP, QRIS, mau transfer ke bank lain tidak bisa,” katanya.

Kondisi itu semakin menyulitkan karena jarak tempatnya bertugas dengan ATM maupun kantor Bank Sulteng cukup jauh. Akses layanan perbankan tersebut, kata dia, hanya tersedia di pusat kota.

Sementara itu, Humas Bank Sulteng, Abdu Borman, tidak memberikan penjelasan langsung saat dikonfirmasi Kabar Sulteng mengenai keluhan nasabah. Ia justru mengarahkan media ini pada klarifikasi manajemen Bank Sulteng yang telah dimuat Radar Palu.

Melalui pesan WhatsApp pada Senin (26/10), Abdu mengirimkan sejumlah tautan pemberitaan terkait klarifikasi tersebut.

“Ini Pak bisa menjawab keluhan masyarakat,” tulisnya.

Dalam klarifikasi itu, Direktur Utama Bank Sulteng, Hj Ramiyatie, menjelaskan bahwa penyesuaian sistem dilakukan untuk memperkuat keamanan transaksi sekaligus meningkatkan kualitas layanan digital bagi nasabah.

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi kelancaran transaksi nasabah. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya, dikutip dari Radar Palu.

Ramiyatie mengatakan, manajemen terus memprioritaskan pemulihan layanan dengan tetap memperhatikan keamanan sistem dan transaksi nasabah.

Selama proses penyesuaian berlangsung, pembatasan terutama berlaku pada transfer keluar melalui kanal digital, termasuk transaksi dari aplikasi Bank Sulteng Mobile ke rekening bank lain.

Meski demikian, sejumlah transaksi internal dan layanan perbankan lainnya masih dapat digunakan. Layanan tersebut meliputi transfer antarrekening Bank Sulteng, pembelian pulsa, pembayaran listrik, serta pengisian saldo dompet digital melalui kanal yang masih beroperasi.

Bagi nasabah yang membutuhkan transfer antarbank, Bank Sulteng juga menyediakan alternatif melalui BI-FAST, Real Time Gross Settlement (RTGS), dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Nasabah dapat mengonfirmasi ketersediaan layanan, biaya, serta mekanisme transaksi melalui kantor cabang.

Manajemen juga mengoptimalkan pelayanan di kantor cabang dan kantor kas. Bank Sulteng bahkan membuka layanan kas pada Sabtu dan Minggu, serta mengerahkan layanan kas keliling ke desa-desa di wilayah kabupaten untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses transaksi secara langsung.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait