DPRD Parimo Pertanyakan Realisasi Pokir Rp1 Miliar yang Dijanjikan Bupati

DPRD Parimo Pertanyakan Realisasi Pokir Rp1 Miliar yang Dijanjikan Bupati
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Husen Mardjengi, meminta kejelasan terkait pernyataan Bupati Parimo mengenai alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) sebesar Rp1 miliar untuk setiap anggota DPRD.

PARIMO, KABAR SULTENG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Husen Mardjengi, meminta kejelasan terkait pernyataan Bupati Parimo mengenai alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) sebesar Rp1 miliar untuk setiap anggota DPRD.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Parimo dengan agenda penyampaian hasil penelaahan pokir DPRD Tahun 2027 pada Selasa (3/3/2026).

Bacaan Lainnya

Husen menyebut pernyataan tersebut telah disampaikan Bupati Parimo dalam beberapa kesempatan, sehingga perlu diluruskan agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

“Saya sengaja menyampaikan ini supaya masyarakat tahu kondisi yang sebenarnya. Jangan sampai setelah mendengar pidato resmi, masyarakat mengira pokir Rp1 miliar itu pasti terealisasi penuh,” ujarnya.

Baca Juga: Hak Guru Tertunda, DPRD Parimo Desak Penyelesaian TPG dan Tukin

Ia mengungkapkan, tingginya ekspektasi masyarakat terhadap realisasi pokir kerap muncul dalam setiap kegiatan reses di daerah pemilihan (dapil).

Menurutnya, usulan program dari masyarakat sangat banyak, namun tidak seluruhnya dapat direalisasikan.

“Setiap reses, kami menerima puluhan hingga ratusan proposal. Namun dalam pelaksanaannya, terkadang hanya satu program yang bisa direalisasikan,” katanya.

Husen menjelaskan, seluruh usulan masyarakat telah dimasukkan ke dalam sistem perencanaan untuk tahun anggaran 2027 sejak 2026.

Namun, realisasi program tetap bergantung pada kemampuan fiskal daerah serta kebijakan pemerintah.

“Supaya jelas, semua sudah kami input dalam sistem. Tapi masyarakat juga perlu memahami bahwa tidak semua proposal dapat langsung direalisasikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyampaian tersebut bertujuan memberikan transparansi kepada publik, bukan untuk menyudutkan pihak tertentu.

“Saya bukan mau menyudutkan siapa pun, tetapi ini perlu disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Husen tetap mengapresiasi komitmen pemerintah daerah terkait pokir dan berharap alokasi tersebut dapat direalisasikan secara jelas dan terarah.

“Mudah-mudahan komitmen ini bisa benar-benar diwujudkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. ***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait