Hibah Lahan Korem di Parimo Disorot DPRD, Jononunu dan Pelawa Baru Jadi Perhatian

Hibah Lahan Korem di Parimo Disorot DPRD, Jononunu dan Pelawa Baru Jadi Perhatian
Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Faisan Lelo Badja, meminta pemerintah daerah meninjau kembali rencana hibah lahan untuk pembangunan satuan Komando Resor Militer (Korem) dan asrama TNI agar selaras dengan rencana tata ruang dan pembangunan daerah. (Foto: Rivai Pakaya)

PARIMO, KABAR SULTENG – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Faisan Lelo Badja, meminta pemerintah daerah meninjau kembali rencana hibah lahan untuk pembangunan satuan Komando Resor Militer (Korem) dan asrama TNI agar selaras dengan rencana tata ruang dan pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Faisan dalam rapat paripurna DPRD Parimo, Selasa (3/3/2026), menanggapi rencana penentuan lokasi hibah lahan di beberapa titik.

Bacaan Lainnya

“Saya harap ini perlu dipertimbangkan kembali, karena salah satu lokasinya di Desa Jononunu telah direncanakan untuk sport center,” ujar Faisan.

Ia menegaskan, DPRD pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan satuan Korem dan asrama TNI di Parimo.

Baca Juga: Pansus DPRD Parimo Laporkan Hasil Evaluasi LHP BPK 2025

Namun, menurutnya, penentuan lokasi perlu mempertimbangkan perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan sebelumnya agar tidak menimbulkan konflik pemanfaatan ruang.

Faisan juga menyoroti rencana pembangunan asrama di kawasan eks Sail Tomini, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah.

Ia menyebut lokasi tersebut sebelumnya dirancang sebagai kawasan wisata.

“Jika di lokasi itu ada keramaian kegiatan wisata dan juga fasilitas militer, nantinya bisa saling mengganggu,” katanya.

Menurut Faisan, masih terdapat sejumlah lahan kosong di wilayah ibu kota Kabupaten Parimo yang dapat dijadikan alternatif lokasi hibah, khususnya di kawasan selatan.

Ia menilai penempatan fasilitas militer di wilayah tersebut justru dapat mendukung penataan ruang kota, mengingat di bagian utara telah terdapat Markas Kepolisian.

Faisan berharap pemerintah daerah dapat melakukan kajian lebih mendalam terkait penentuan lokasi pembangunan Korem dan asrama, termasuk memperhitungkan kebutuhan luas lahan yang akan dihibahkan.

“Kami sangat mengapresiasi rencana pembangunan satuan Korem di daerah ini, namun pemerintah juga harus memperhatikan keberlanjutan dan kesesuaian perencanaannya,” ujarnya.

DPRD Parimo menilai langkah tersebut penting untuk memastikan pembangunan berjalan sejalan dengan rencana tata ruang serta kepentingan jangka panjang daerah. ***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait