4. Usaha Sudah Dilakukan, Tinggal Doanya Dikuatkan
Kadang-kadang, kita suka malu ya, karena berdoa kalau ada maunya saja. Tapi mau bagaimana lagi, kita hanyalah makhluk.
Terakhir, Sahril bercerita, sejak ikut proses seleksi CPNS, ia mulai mengganti doanya yang awalnya hanya sebatas “semoga” diubah menjadi “mohon dikabulkan dan dipermudah.”
“Jangan lupa juga untuk pasrahin hasilnya, karena untuk lulus CPNS gak harus punya nilai 400++. Waktu SKD, nilai saya hanya 339 dan nilai TIU saya pun mentok di PG,” tuturnya.
Menurut Sahril, keberhasilan dalam seleksi CPNS tidak selalu ditentukan oleh skor tinggi. Ia sendiri mendapatkan skor 339 saat SKD, dengan nilai TIU yang hanya sedikit di atas passing grade.
“Lawan terbesar dalam seleksi CPNS adalah diri sendiri. Mampukah kita tetap konsisten dengan usaha yang sudah dimulai? Jangan berpikir jalannya akan mudah, tapi juga jangan merasa akan sesulit itu. Selama niat benar, usaha maksimal, dan doa dilangitkan, insyaAllah ada jalannya,” tutupnya.(Pintara)
Ikuti update berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Official kabarsulteng.id, klik di sini





