PARIMO, KABAR SULTENG – Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sutoyo, menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik bidang kesehatan Tahun Anggaran 2026.
Pengawasan tersebut difokuskan pada pembangunan puskesmas serta rehabilitasi rumah sakit, menyusul hasil evaluasi sebelumnya yang masih menemukan sejumlah persoalan teknis dan administratif dalam pelaksanaan proyek.
Ketua Komisi IV DPRD Parimo, Sutoyo, mengatakan penguatan pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan target waktu.
“Kami akan memperketat pengawasan seluruh pekerjaan fisik kesehatan tahun anggaran 2026,” ujar Sutoyo, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga: Pansus DPRD Parimo Kritik Lemahnya Pengawasan Inspektorat
Menurutnya, pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan masih adanya kekurangan dalam beberapa item pekerjaan, sehingga perlu dilakukan pengawasan yang lebih intensif sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian proyek.
“Kita ingin pekerjaan fisik benar-benar sesuai spesifikasi, tepat mutu, dan tepat waktu. Ini menyangkut pelayanan langsung kepada masyarakat,” katanya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 terdapat lanjutan pembangunan gedung rumah sakit dengan nilai anggaran sekitar Rp1,28 miliar yang dikerjakan oleh pihak ketiga.
Meskipun pekerjaan tahap sebelumnya telah dinyatakan rampung pada Januari, DPRD masih menemukan sejumlah catatan, khususnya pada bagian lantai satu bangunan.
Sutoyo menegaskan bahwa penyempurnaan pekerjaan lanjutan menjadi hal penting agar fasilitas kesehatan tersebut dapat difungsikan secara optimal dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Selain pembangunan fisik, Komisi IV juga akan mengawasi pengadaan alat kesehatan yang bersumber dari DAK.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan efektif dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
DPRD Parimo menilai pengawasan yang ketat diperlukan guna mendorong pemerataan serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah. ***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





