PARIMO, KABAR SULTENG – Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menghadiri sekaligus membuka perayaan Lebaran Ketupat 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Halalbihalal di Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Selasa (31/3/2026).
Dalam momen tersebut, Bupati Erwin menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kondusivitas daerah serta memerangi peredaran narkoba.
Kegiatan yang diinisiasi oleh kelompok Pemuda Tugu Perdamaian Kelurahan Bantaya ini mempertemukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, hingga jajaran pemerintah daerah.
Bupati memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pemuda yang dinilai berhasil melestarikan tradisi sekaligus mempererat kerukunan antarwarga.
Baca Juga: Pemda Parimo Tegaskan Belum ada Wacana untuk Merumahkan PPPK
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Parimo, saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemuda Tugu Perdamaian yang telah menggagas kegiatan ini. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial,” ujar Erwin.
Menurutnya, Lebaran Ketupat bagi masyarakat Bantaya, khususnya warga keturunan Gorontalo, merupakan refleksi kesederhanaan dan rasa syukur.
Namun, di tengah suasana hangat tersebut, ia juga memberikan peringatan keras mengenai posisi Kabupaten Parimo yang masih tergolong wilayah rawan peredaran narkotika di Sulteng.
Ia meminta organisasi kepemudaan dan keluarga menjadi benteng utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memutus mata rantai peredaran narkoba. Saya mengajak generasi muda untuk mengatakan tidak pada narkoba dan mengisi waktu dengan kegiatan positif,” tegasnya. (**)
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





