DPRD Parimo Dorong Putra Daerah Dapat Kesempatan Lebih Besar Masuk Akpol dan Akmil

DPRD Parimo Dorong Putra Daerah Dapat Kesempatan Lebih Besar Masuk Akpol dan Akmil
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Husen Marjengi, mendorong agar putra-putri daerah memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil).

PARIMO, KABAR SULTENG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Husen Marjengi, mendorong agar putra-putri daerah memperoleh kesempatan lebih luas untuk mengikuti pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) dan Akademi Militer (Akmil).

Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna istimewa yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

Husen menilai, jumlah putra daerah Parimo yang berhasil menembus pendidikan kedinasan tersebut masih sangat terbatas dibandingkan daerah lain.

“Kalau saya melihat, putra-putri Parimo yang bisa masuk Akpol atau Akmil itu masih bisa dihitung dengan jari,” ujarnya, baru-baru ini.

Baca Juga: Bom Waktu Tambang Emas Ilegal Taopa Parigi Moutong

Menurutnya, kondisi tersebut bukan karena keterbatasan sumber daya manusia. Ia menilai generasi muda Parimo memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat disampaikan kepada jajaran kepolisian dan instansi terkait, mulai dari tingkat daerah hingga pusat, agar memberikan perhatian lebih bagi putra daerah.

Husen juga menyinggung ketentuan domisili dalam seleksi pendidikan kedinasan.

Ia menilai, apabila terdapat syarat domisili minimal, maka putra daerah yang lahir di Parimo seharusnya tetap mendapatkan kesempatan yang adil.

“Paling tidak dia adalah putra kelahiran Parimo. Kami rindu juga melihat putra daerah memiliki bintang di pundaknya,” katanya.

Baca Juga: Pameran Sisa ala Kukuh, Ekspresi Lingkungan yang Tersisa di 2025

Selain itu, ia turut menyoroti maraknya peredaran narkotika di wilayah Parimo yang dinilai berpotensi merusak generasi muda.

Ia meminta aparat penegak hukum meningkatkan upaya pemberantasan narkoba dan memastikan tidak ada keterlibatan oknum.

Di akhir penyampaiannya, Husen menekankan pentingnya menjaga harmonisasi antarunsur Forkopimda guna menghadapi berbagai tantangan sosial di daerah.

“Kalau harmonisasi Forkopimda tidak terbangun dengan baik, saya kira daerah ini akan sulit mendapatkan masa depan yang bagus,” ujarnya.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait