PETI Diduga Kembali Marak di Taopa Utara Pasca Penertiban Gio Barat, Efektivitas Operasi Gakkumhut Dipertanyakan

PETI Diduga Kembali Marak di Taopa Utara Pasca Penertiban Gio Barat, Efektivitas Operasi Gakkumhut Dipertanyakan
Aktivitas PETI di hulu Sungai Taopa, wilayah Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong.

PARIMO, KABAR SULTENG – Operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hulu Sungai Taopa oleh Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sulawesi, Seksi Wilayah II Palu, bersama Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), tampaknya belum sepenuhnya efektif. Penertiban tersebut dinilai tidak menyasar semua pelaku PETI.

Sebelumnya, Polisi Kehutanan dan Gakkumhut melakukan operasi PETI di Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong. Namun kini, aktivitas PETI diduga kembali marak di Desa Taopa Utara, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Dua Pelaku PETI di Hulu Sungai Taopa Ditangkap Gakkumhut Sulawesi, Terancam 5 Tahun Penjara

“Kalau di Gio Barat berhenti total, tapi kami menduga di Taopa Utara sudah bekerja kembali. Ini yang kami sayangkan karena operasi kemarin tidak sampai ke cabang kiri,” tegas Ketua FORMAT, Husen H. Rustam, melalui keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025) malam.

Husen menjelaskan bahwa lokasi PETI di cabang kiri Desa Taopa Utara merupakan wilayah kerja pelaku berinisial RF alias AB bersama saudara-saudaranya.

AB diduga beroperasi bersama saudaranya berinisial KN dan GF, serta MO dan MD yang merupakan paman mereka. Aktivitas PETI kelompok AB Cs disebut berlangsung di area yang tidak jauh dari lokasi penertiban sebelumnya oleh Polhut dan Gakkum.

Husen menduga terdapat empat unit alat berat jenis ekskavator milik AB, serta dua unit lainnya milik kerabatnya yang juga beroperasi di wilayah tersebut.

“Tim Polhut dan Gakkum hanya sampai di lokasi yang mereka tangkap kemarin, padahal lokasi AB Cs ini tidak jauh dari titik operasi. Alat-alat itu ada di sekitar lokasi dan dilewati, tapi kenapa yang disembunyikan tidak dipasang police line?” kritiknya.

Karena itu, Husen mendesak Polhut dan Gakkumhut untuk segera melakukan operasi penertiban PETI dengan menyisir di cabang kiri Desa Taopa Utara. Ia menilai aktivitas PETI oleh kelompok AB bersaudara sangat masif dan hingga kini belum ada tindakan tegas yang menghentikannya.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa cukong PETI berinisial Koh FR yang sebelumnya beroperasi di Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong, diduga mulai memobilisasi alat beratnya untuk berpindah ke wilayah Desa Lobu, Kecamatan Moutong.***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait