PALU, KABAR SULTENG – Polemik mengenai tidak diusulkannya 1.171 tenaga honorer Kota Palu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) oleh BKPSDM Kota Palu terus memicu reaksi.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Palu, Abdurahim Nasar Al-Amri, menyayangkan temuan yang diungkap Komisi A saat melakukan kunjungan kerja ke KemenPAN-RB.
“Persoalan ini menyangkut nasib ribuan tenaga honorer yang telah lama mengabdi untuk pelayanan publik di Kota Palu,” ujarnya, Sabtu, (22/11/2025).
Abdurahim menegaskan BKPSDM Kota Palu harus segera memberikan klarifikasi terbuka terkait tidak masuknya ribuan honorer dalam usulan resmi ke KemenPAN-RB.
Ia bahkan menegaskan apabila BKPSDM tidak segera memberikan penjelasan, ia bersama pimpinan DPRD Kota Palu siap bertolak menemui KemenPAN-RB dan Kemendagri untuk melaporkan persoalan ini.
Termasuk mengusut dugaan adanya honorer siluman yang semakin kuat setelah temuan tersebut terungkap.





