HMI Cabang Buol mendesak Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, untuk bersikap ksatria dengan:
1 Memenuhi seluruh panggilan KPK tanpa alasan yang mengaburkan transparansi proses hukum.
2 Menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat Buol tentang perkembangan kasusnya demi menghindari rumor dan spekulasi yang merusak kepercayaan publik.
3 Menunjukkan konsistensi antara ucapan dan tindakan, jika mengajak masyarakat mengisi SPI demi integritas, maka Bupati harus menjadi teladan integritas itu sendiri.
HMI Cabang Buol menegaskan, pemerintahan yang bersih lahir dari pemimpin yang berani mempertanggungjawabkan setiap perbuatannya, bukan sekadar dari program atau slogan.
Buol membutuhkan pemimpin yang menghadapi hukum dengan kepala tegak demi menjaga marwah daerah dan kepercayaan rakyat.
“Dengan tegas kami katakan: selesaikan kasus di KPK, hentikan kontradiksi sikap, dan buktikan integritas bukan sekadar kata-kata,” tutup Arman.
Bupati Buol Risharyudi Triwibowo yang coba dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum merespon***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





