“Tujuannya untuk meningkatkan pengelolaan kawasan pelestarian alam di Sulteng dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada hutan,” terangnya.
Para peserta mendapatkan materi tentang manajemen keuangan, marketing, tata cara mengelola usaha, dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).
Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, berharap pelatihan ini dapat membantu para peserta mencapai stabilitas finansial dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Ketua KWT Sukamaju Mohintuwo, Nelmawati, dan Ketua KWT Tawine Madonde, Vivi Lure, mengatakan bahwa para peserta antusias mengikuti pelatihan dan mereka yakin pelatihan ini dapat membuka wawasan serta membawa keuntungan yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
“Pelatihan ini sangat efektif karena dapat menekan biaya operasional dan meningkatkan keuntungan,” kata Nelmawati.***
Ikuti juga berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Official kabarsulteng.id klik disini





