PALU, KABAR SULTENG – Sebuah karangan bunga dengan tulisan tak biasa terpajang di depan Kantor PT Bank Sulteng dan viral di media sosial, pada Jumat (4/9/2026).
Karangan bunga tersebut bertuliskan, “Turut Berdukacita Hilangnya Harga Diri Pelakor.”
Pada bagian bawah karangan bunga juga terdapat tulisan “Dari ISTRI SAH”. Tulisan itu sontak menjadi perhatian dan diperbincangkan publik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, karangan bunga tersebut diduga dikirim oleh seorang istri sah dan ditujukan kepada seorang perempuan yang diduga merupakan oknum pegawai Bank Sulteng berinisial PPA.
Baca juga: Klarifikasi RSUD Madani Usai Diviralkan Anggota DPRD Palu Soal Pelayanan Nakes
PPA diduga menjadi orang ketiga dalam rumah tangga tersebut. Ia disebut menjalin hubungan dengan seorang pria yang telah berstatus sebagai suami orang.
Dalam informasi yang beredar, pria tersebut diduga merupakan seorang oknum anggota Polri yang berdinas di Polda Sulteng. Hubungan keduanya kemudian diketahui oleh istri sah.
Kemunculan karangan bunga itu kemudian menjadi perhatian karena persoalan yang diduga bersifat pribadi tersebut dibawa ke ruang publik.
Sementara itu, Humas Bank Sulteng, Abdu Borman, saat dikonfirmasi terkait karangan bunga tersebut memilih tidak memberikan komentar mengenai persoalan personal.
“Masalah personal itu, Pak. Kami pihak Bank Sulteng no comment,” kata Abdu.
Meski demikian, Abdu mengatakan pihak bank dapat mengambil langkah mediasi apabila diperlukan untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
“Yang kami bisa lakukan hanya memediasi kedua pihak agar masalah ini bisa diselesaikan secara damai,” ujarnya.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





