DPRD Parimo Minta Evaluasi RSUD Anutaloko Usai Keluhan Penanganan Pasien

DPRD Parimo Minta Evaluasi RSUD Anutaloko Usai Keluhan Penanganan Pasien
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Muhammad Basuki, menekankan pentingnya kehadiran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam setiap agenda pembahasan panitia khusus (pansus) DPRD.

PARIMO, KABAR SULTENG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kembali menyoroti kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutaloko, menyusul berulangnya keluhan masyarakat terkait lambannya penanganan pasien serta keterbatasan ketersediaan obat dasar.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota DPRD Parimo, Muhammad Basuki, dalam rapat paripurna DPRD Parimo, Senin (19/1/2026), berdasarkan laporan pengaduan yang diterima dari keluarga pasien.

Bacaan Lainnya

“Ini harus ditindaklanjuti secara tegas karena sudah sering terjadi,” ujar Basuki.

Ia mengungkapkan, sejumlah keluarga pasien mengeluhkan pelayanan yang dinilai belum optimal, khususnya dalam penanganan kasus darurat. Selain itu, pasien kerap diarahkan untuk membeli obat dasar, seperti obat demam anak, di luar rumah sakit.

Baca Juga: DPRD Parimo Soroti Kualitas Jalan di Moutong Tengah, Minta Pemda Prioritaskan Mutu

Menurutnya, kondisi tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu yang bergantung pada layanan rumah sakit daerah.

Basuki juga menyoroti aspek responsivitas tenaga medis. Ia menyebut, dalam beberapa kasus, penanganan pasien baru dilakukan secara cepat setelah adanya intervensi dari pihak tertentu.

Ia mencontohkan kasus pasien bernama Anis yang masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Keluarga pasien, kata dia, telah meminta agar pasien segera dipindahkan ke ruang ICU, namun tidak langsung direspons meskipun ruang ICU tersedia.

“Pasien baru dipindahkan setelah dilakukan intervensi, padahal saat itu ruang ICU dalam kondisi kosong,” ungkapnya.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Palu Dibuka dengan Tiga Agenda Strategis

Atas kondisi tersebut, DPRD Parimo meminta manajemen RSUD Anutaloko bersama tenaga medis meningkatkan profesionalisme dan kecepatan layanan tanpa harus menunggu adanya tekanan dari pihak luar.

DPRD juga mendorong pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait ketersediaan obat dasar, agar masyarakat tidak lagi dibebani dengan pembelian obat di luar fasilitas rumah sakit.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. ***

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait