PT TDU Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Lewat Program LEDC

PT TDU Dorong UMKM Binaan Naik Kelas Lewat Program LEDC
PT Trinusa Dharma Utama (TDU) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Local Enterprise Development Center (LEDC), salah satu program unggulan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

MORUT, KABAR SULTENG – PT Trinusa Dharma Utama (TDU) terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program Local Enterprise Development Center (LEDC), salah satu program unggulan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Program LEDC berlangsung selama sepekan, 18 hingga 24 September 2026, dengan melibatkan delapan UMKM binaan PT TDU.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diisi dengan mentoring, klinik bisnis, pendampingan, hingga evaluasi perkembangan masing-masing UMKM.

Pendampingan dilakukan untuk melihat kondisi usaha secara lebih menyeluruh, mulai dari kebutuhan, tantangan yang dihadapi hingga peluang pengembangannya.

Baca juga: Lewat Literasi Keuangan, PT Trinusa Dharma Utama Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan

PT TDU ingin memastikan pemberdayaan UMKM tidak berhenti sebatas pelatihan. Setelah mendapatkan pengetahuan, pelaku usaha juga didampingi untuk melihat perkembangan bisnisnya dan menentukan langkah yang perlu dilakukan.

Humas PT Trinusa Dharma Utama, Mario Agung Ranu, mengatakan LEDC dirancang sebagai ruang pendampingan agar UMKM mendapatkan dukungan sesuai dengan kebutuhan bisnis masing-masing.

“LEDC tidak hanya berbicara tentang pelatihan kepada UMKM, tetapi bagaimana kita mendampingi mereka memahami kondisi usahanya, menemukan ruang untuk berkembang, dan secara bertahap mampu meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Mario, Sabtu, 26 September 2026.

Direktur Operasional PT TDU, Ilham Erlangga, mengatakan pengembangan UMKM merupakan bagian dari upaya perusahaan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami ingin UMKM binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usahanya secara bertahap. Karena itu, proses pendampingan dan evaluasi menjadi penting untuk melihat perkembangan setiap usaha serta menentukan dukungan yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Ilham.

Ke depan, pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu lebih banyak UMKM binaan meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Trinusa Dharma Utama, Agus Suheli, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan PPM perusahaan.

“Kami ingin program PPM memberikan manfaat yang dapat terus berkembang. Karena itu, pendampingan menjadi penting untuk melihat bagaimana UMKM binaan dapat tumbuh berdasarkan potensi dan kemampuan masing-masing. Ketika ada UMKM yang mampu naik kelas, tentu menjadi perkembangan positif yang perlu terus didukung,” ungkap Agus.

Melalui LEDC, PT TDU berkomitmen melanjutkan pemberdayaan UMKM dengan fokus pada peningkatan kapasitas, kemandirian, dan keberlanjutan usaha masyarakat.(Adv/*)

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait