SIGI, KABAR SULTENG – Perisai Pemuda Indonesia mendesak kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang diajukan mantan Bupati Sigi, Muhammad Irwan Lapatta, terkait polemik pernyataan Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae.
Organisasi tersebut menilai penanganan perkara secara cepat, profesional, dan objektif penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua Perisai Pemuda Indonesia, Muhamad Nazmudin, mengatakan perhatian pemerintah saat ini seharusnya lebih difokuskan pada penanganan dampak gempa yang melanda Kabupaten Sigi.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kehadiran pemimpin yang mampu memberikan rasa aman sekaligus mengajak seluruh elemen bergotong royong dalam proses penanganan hingga pemulihan pascabencana.
Di sisi lain, ia menyayangkan polemik yang muncul dalam sepekan terakhir akibat pernyataan Bupati Sigi yang dinilai berpotensi membentuk opini publik terhadap seseorang, terlebih menyangkut persoalan hukum.
“Hal itu kemudian memicu somasi hingga berujung pada laporan polisi yang diajukan mantan Bupati Sigi, Irwan Lapatta, sebagai pihak yang disebut dalam pernyataan Bupati Sigi,” kata Nazmudin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7).
Menurut Nazmudin, setiap pernyataan kepala daerah memiliki dampak luas sehingga harus disampaikan secara hati-hati, objektif, dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah.
Ia menegaskan, seorang pemimpin perlu mempertimbangkan setiap ucapan yang disampaikan kepada publik karena pernyataan pejabat dapat memengaruhi cara pandang masyarakat terhadap suatu persoalan.
“Seorang pemimpin harus memahami bahwa setiap ucapannya memiliki konsekuensi. Karena itu, setiap pernyataan harus disampaikan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab,” ujarnya.
Baca juga: Disomasi, Rizal Intjenae Buka Karpet Merah untuk Irwan Lapatta Tempuh Jalan Damai
Perisai Pemuda Indonesia juga meminta kepolisian memproses laporan tersebut secara profesional dengan mengedepankan seluruh alat bukti yang tersedia agar polemik yang berkembang memperoleh kepastian hukum.
Nazmudin menilai penyelesaian melalui jalur hukum penting agar masyarakat mendapatkan kejelasan atas berbagai informasi yang beredar, sehingga tidak terus terjebak dalam dugaan maupun opini yang belum dapat dipertanggungjawabkan.
Ia juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak terus berlarut-larut karena berpotensi memicu gesekan di tengah masyarakat. Menurutnya, para pihak yang terlibat merupakan tokoh yang memiliki basis pendukung masing-masing.
“Kami berharap kepolisian dapat bertindak cepat sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik sosial di masyarakat,” katanya.
Selain itu, Perisai Pemuda Indonesia menyoroti pentingnya etika publik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Organisasi tersebut menilai setiap pejabat negara memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui sikap, ucapan, dan tindakan yang mengedepankan kepentingan publik, profesionalisme, integritas, transparansi, kepatuhan terhadap hukum, penghormatan terhadap hak setiap warga negara, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Menurut Perisai Pemuda Indonesia, terdapat perbedaan antara pelanggaran hukum dan pelanggaran etika dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sebab, tidak semua tindakan yang tidak melanggar hukum dapat dibenarkan secara etika.
Karena itu, setiap pejabat publik diharapkan menjaga tutur kata dan menyampaikan informasi secara akurat, terutama ketika menyangkut nama maupun kehormatan seseorang yang belum memiliki kepastian hukum.
Mereka juga berpendapat, penggunaan forum resmi untuk menyampaikan pernyataan yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap seseorang dapat memunculkan persoalan etika apabila tidak didasarkan pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perisai Pemuda Indonesia mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menahan diri dari pernyataan-pernyataan yang berpotensi memperkeruh situasi di tengah masyarakat.***
Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini





