Koperasi Tambang Kayuboko Bagi-bagi Hewan Kurban Hingga Keruk Sungai Cegah Banjir

Koperasi Tambang Kayuboko Bagi-bagi Hewan Kurban Hingga Keruk Sungai Cegah Banjir
Penyerahan hewan kurban oleh pihak Koperasi Rakyat Kayuboko Sejahtera.

PARIMO, KABAR SULTENG – Koperasi Izin Pertambangan Rakyat (IPR) Rakyat Kayuboko Sejahtera menggelar aksi sosial menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Mereka menyalurkan empat ekor sapi kurban sekaligus melakukan normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) di tiga desa Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Senin (25/5/2026).

Bacaan Lainnya

Langkah ini diambil di tengah ancaman banjir akibat pendangkalan sungai di wilayah lingkar tambang tersebut.

Ketua Koperasi Rakyat Kayuboko Sejahtera, Wawan, menyebutkan aksi ini adalah bentuk tanggung jawab nyata.

Distribusi hewan kurban dibagi ke titik-titik krusial sekitar wilayah operasi.

Baca Juga: Gerebek PETI di Ampibabo, Satgas PHL Dilempari Batu, Ekskavator Disabotase

“Kami menyerahkan empat ekor sapi. Dua ekor untuk Desa Kayuboko, satu ekor untuk Desa Air Panas, dan satu ekor untuk Desa Olaya,” kata Wawan, Selasa (26/5/2026).

Namun, substansi masalah bukan sekadar bagi-bagi hewan kurban. Koperasi menyikapi ancaman lingkungan yang membayangi warga saat musim hujan.

Sedimentasi parah memicu pendangkalan akut di sejumlah aliran sungai. Material penyumbat air dibersihkan total.

“Normalisasi DAS ini komitmen kami menjaga lingkungan agar aman dari risiko bencana, terutama saat musim hujan,” ujar Wawan.

Operasi pembersihan sungai ini menjadi krusial. Selama ini, wilayah tersebut kerap dihantui banjir bandang saat curah hujan tinggi akibat luapan sungai yang tersumbat.

Baca Juga: Lapas Parigi Tak Steril, 12 Warga Binaan Positif Narkoba

Koperasi mengklaim ingin memberikan dampak ekologis jangka panjang, bukan sekadar bantuan karitatif musiman.

Warga setempat menyambut baik langkah taktis ini. Bagi mereka, normalisasi sungai jauh lebih mendesak untuk menyelamatkan pemukiman dari rendaman air.

Wawan menegaskan, program berbasis lingkungan dan sosial ini akan menjadi agenda permanen koperasi ke depan.

“Kami ingin kehadiran koperasi benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya ekonomi, tapi juga sosial dan lingkungan,” ucapnya. (**)

 

Simak update berita menarik lainnya, ikuti saluran WhatsApp Official klik di sini

Pos terkait